Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PURWARUPA motor YZR-M1 Yamaha yang akan digunakan bertarung di musim 2020 oleh Maverick Vinales dan Valentino Rossi kini memiliki mesin yang lebih halus dan bertenaga. Hal itu diungkapkan Direktur Tim Monster Energy Yamaha Massimo Meregalli.
Vinales tampil tercepat di hari kedua dan terakhir tes pramusim di Valencia, Rabu (20/11) waktu setempat, sementara Rossi mengalami masalah teknis namun mampu mencatatkan waktu di peringkat ke-9 secara keseluruhan.
Kedua pembalap tim pabrikan itu selama dua hari menguji mesin baru dan purwarupa sasis dari Yamaha dan mengumpulkan sebanyak mungkin data untuk dibawa ke tes selanjutnya di Jerez, pekan depan.
Baca juga: Hari Kedua Tes Pramusim MotoGP, Vinales Tercepat
"Tentunya ini adalah awal yang positif dari tahun baru balapan. Kemarin, kedua pembalap mencoba purwarupa motor baru untuk pertama kalinya dan impresi mereka cukup positif, khususnya mengenai mesin karena itu yang kami fokuskan di tes ini," kata Meregalli dalam keterangan tertulis di laman resmi tim.
"Mesin baru ini lebih halus dari pada mesin tahun lalu dan kami juga menambah kecepatan puncak dalam tingkat tertentu, yang membuat kami lebih baik."
"Kami tidak mendapati masalah selama dua hari tes ini. Bahkan pekerjaan kami dengan mesin ini berjalan dengan baik sehingga kami juga memiliki waktu memulai memperbaiki set-up sasis di penghujung hari," imbuhnya.
Yamaha pun akan membawa hasil tes di Valencia ke sesi tes pramusim selanjutnya di Jerez pekan depan dan berharap bisa membangun paket balapan secara umum di sana.
Vinales tampil cepat selama dua hari tes, finis P2 di hari pertama dan memuncaki hari kedua mengungguli dua pembalap tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli.
Pembalap asal Spanyol itu mendapati mesin baru dan sasis yang bekerja cukup baik meski belum cukup puas.
"Kami masih harus terus bekerja. Tapi, tes ini positif karena kami membawa perubahan yang signifikan, dan itu yang terpenting," kata Vinales.
"Grip di Valencia sini fantastis ketika tes, jadi jika grip rendah di Jerez, kami akan tahu. Saat ini saya merasakan ada potensi dan kami harus memahami bagaimana merealisasikannya."
"Jerez memiliki desain trek yang benar-benar berbeda. Trek yang bagus untuk tes, karena biasanya jika motor berjalan baik di sana maka dia akan baik di mana saja. Di sana akan terlihat sekuat apa kami," ungkapnya.
Sementara itu, ini merupakan hari kedua bagi Rossi bekerja dengan kepala kru baru, David Munoz,yang sebelumnya menangani pebalap Moto2 Nicolo Bulega di SKY Racing Team VR46.
The Doctor finis P9 hari itu, terpaut 0,932 detik dari catatan waktu Vinales.
"Tes yang positif, saya cukup senang karena kami bekerja dengan baik. Penting bagi kami mencoba motor baru ini, purwarupa 2020. Motor itu bagus, tidak terlalu buruk. Kami masih harus banyak berbenah, tapi kami ada perbaikan," kata juara dunia sembilan kali itu.
Ini merupakan tes Valencia terakhir di MotoGP mengingat mulai tahun depan sesi itu akan ditiadakan karena bertambahnya seri balapan di kalender 2021.
Tes pramusim terakhir tahun ini akan digelar di Jerez pada Senin dan Selasa pekan depan. (OL-2)
Jorge Lorenzo akan berperan sebagai pelatih Maverick Vinales yang meninjau kondisi fisik jelang balapan dengan fokus pada menu latihan rutin dan proses pemulihan pasca balapan.
Maverick Vinales sebelumnya absen cukup lama setelah menderita ketidaknyamanan ketika bersaing di GP Indonesia, Oktober lalu
Pembalap Red Bull KTM Pol Espargaro, yang berperan sebagai pembalap cadangan, akan menggantikan Maverick Vinales di GP Australia dan GP Malaysia, karena Vinales mengalami cedera.
Vinales masih sempat turun di sesi kualifikasi MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (4/10).
Bagi Pol Espargaro, kesempatan ini sekaligus menjadi ujian berbeda setelah sebelumnya menjalani serangkaian tes di Balaton Park.
Marquez unggul cukup meyakinkan atas Maverick Vinales.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
JENAMA apparel olahraga lokal, Erspo, mengumumkan kolaborasi eksklusif dengan tim MotoGP besutan legenda Valentino Rossi, adalah VR46.
Rossi bahkan menyebut Lorenzo sebagai yang terkuat karena keduanya sempat menjadi rekan setim di Yamaha.
VALENTINO Rossi menyebut Jorge Lorenzo sebagai rival terberat sepanjang kariernya di MotoGP.
PEBALAP dunia Valentino Rossi mengungkapkan penyesalannya karena tidak pernah merasakan atmosfer balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Pertamina Enduro VR46 Racing Team kembali membawa nuansa Indonesia ke ajang dunia dengan meluncurkan livery atau desain khusus yang akan digunakan pada GP Indonesia 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved