Kamis 14 November 2019, 21:05 WIB

Sofbol Putra tidak Ingin Terbebani Target Medali

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Sofbol Putra tidak Ingin Terbebani Target Medali

MI/ROMMY PUJIANTO
SOFBOL PUTRA

PENGURUS Besar Persatuan Bisbol dan Sofbol Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) tidak menargetkan skuat putra muluk-muluk saat berlaga di SEA Games 2019 Filipina, 30 November-11 Desember.

Menurut Pelatih Kepala sofbol putra, Leonard Djakarsi, timnya tidak ditargetkan medali, tetapi diharapkan untuk lolos ke final terlebih dahulu. Hal itu disebabkan musuh bebuyutan timnas sofbol yakni Singapura dan Filipina yang tengah dalam performa puncak.

Bukan cuma itu, skuatnya terkendala ketidakjelasan terkait kepastian atau keputusan sofbol putra akan diberangkatkan ke SEA Games atau tidak hingga akhir Oktober kemarin.

"Kami baru dikabari akan berangkat pada akhir Oktober. Jadi, tantangannya bertanding di SEA Games adalah mental. Musuh-musuh kita sedang melakukan regenerasi yang pemainnya terbilang lebih baik dari kita, tutur Leonard saat ditemui di Pintu 5, Stadion GBK, Jakarta, Kamis (14/11).

Meski banyak kendala, Leonard tak ingin menyerah begitu saja. ia ingin skuatnya bisa siap seperti skuat lawan pun yang telah siap bertarung.

"Makanya kita kombinasikan senior dan junior di tim. Paling tidak bisa ke final dulu. Dapat emas itu bonus," ujar Leonard.


Baca juga: CdM SEA Games 2019 Sepakat Tambahan Anggaran Rp59,6 Miliar


Demi menjaga asa, skuat sofbol putra tengah fokus memperkuat pertahanannya karena hal itu menjadi faktor utama dalam pertandingan. Leonard ingin anak asuhnya punya pertahanan kuat sehingga bisa meredam serangan lawan.

"Persiapan kita tinggal masalah di betting dan fokus terus menjaga pertahanan. Karena kami tak ingin kecolongan di Filipina,”tuturnya.

Wajar jika Leonard tak menargetkan timnya untuk meraih hasil tertinggi. Leonard mengeluhkan skuatnya tang tak bisa melakukan Try Out karena waktu yang sangat mepet. Sofbol putra sendiri mulai intensif latihan pelatnas SEA Games pada Maret silam.

"Kita tak punya waktu banyak untuk memersiapkan tim. Untungnya anak-anak di daerah sudah persiapkan diri dan sudah dipantau di daerah masing-masing," ucapnya.

Sofbol Indonesia sendiri pernah mencatatkan sejarah manis dengan menjadi juara di SEA Games 1997 dan meraih dua medali emas. Terakhir, di SEA Games 2015 timnas sofbol Indonesia harus puas berada di posisi kedua dan meraih medali perak usai dikalahkan Filipina. (OL-1)

Baca Juga

Dok.PBSI

Praveen/Melati Harus Puas Jadi Runner-Up di Thailand Open 2021

👤 Rifaldi Putra Irianto 🕔Minggu 17 Januari 2021, 15:37 WIB
Pasangan andalan Merah-Putih itu kalah rubber game dari wakil tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dengan skor akhir...
AFP/	MARTIN BUREAU

Ada Kasus Covid-19 di Pesawat, 47 Peserta Australia Terbuka Isoman

👤Rifaldi Putra 🕔Minggu 17 Januari 2021, 13:12 WIB
Dalam dua pesawat sewaan dari Los Angeles dan Abu Dhabi menuju Melbourne, dilaporkan seorang anggota kru pesawat dan seorang pelatih...
Sarah Stier/Getty Images/AFP

James Harden Cetak Triple-double pada Laga Debutnya di Nets

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Januari 2021, 11:53 WIB
James Harden mencetak 32 poin, 12 rebound, dan 14 assist. Ia sukses menembak 8 dari 18 dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya