Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Jerman Alexander Zverev sukses mengalahkan unggulan teratas Rafael Nadal 6-2 dan 6-4 dalam laga pertama fase grup ATP Finals, di Inggris, Senin (12/11).
Kemenangan itu membuat kans Zverev semakin terbuka untuk mempertahankan mahkota Nitto ATP Finals.
Pasalnya, juara bertahan itu mengalahkan petenis nomor satu dunia itu di The O2 dalam dua tahun berturut-turut.
Tidak hanya itu, Zverev pun mencatatkan rekor selalu menang dalam tiga tahun terakhir pertandingan pembuka grup. Dia mengalahkan Marin Cilic pada 2017 dan 2018.
Petenis Jerman berusia 22 tahun itu kembali mengendalikan pertarungan di Grup Andre Agassi. Hal itu menunjukkan tanda-tanda yang membawanya gelar terbesar hingga saat ini seperti di London tahun lalu.
Baca juga: Nadal Menyerah dari Zverev di ATP Finals
Ketika itu, ia menjadi petenis pertama yang mengalahkan Roger Federer dan kemudian mengalahkan petenis nomor satu dunia saat itu, Novak Djokovic dalam sejarah turnamen.
“Ini sangat berarti, bermain di sini lagi setelah memenangkan gelar terbesar saya sejauh ini dalam karier saya tahun lalu. Ini sangat berarti bagi saya,” ujar Zverev.
Zverev sendiri bermain cemerlang karena sanggup mengambil keuntungan dari kondisi lapangan terbuka.
Permainan cepat dan menyerang dilakukan Zverev demi meredam Nadal, yang baru memainkan pertandingan pertamanya sejak mundur dari semifinal Rolex Paris Masters pada 2 November (robek perut).
Penampilan Nadal pun terbilang jauh di bawah standarnya. Tidak heran jika Zverev menang 88% (30/34) dari servis poin pertamanya dan tidak pernah menghadapi break point.
"Saya sama sekali tidak merasakan sakit di perut," ujar Nadal usai pertandingan.
Setelah mengambil poin pembuka, Zverev melakukan kesalahan ganda sehingga tertinggal 0/30 dari Nadal.
Tetapi unggulan ketujuh itu berusaha menenangkan diri dan tidak pernah melakukan kesalahan hingga mengunci kemenangan.
“Yang terpenting saya harus bermain lebih baik dalam dua hari lusa. Itu satu-satunya cara,” ungkap Nadal.
Dengan kemenangan ini, Zverev semakin yakin dirinya bisa terus mengejutkan lawannya dengan bermain agresif di lapangan.
Apalagi, ia pun telah mengalahkan tiga petenis top dunia saat tampil di O2.
Sang lawan, Nadal, masih terus mencari performa terbaiknya agar bisa menyelesaikan posisi akhir tahun menjadi nomor satu dunia untuk kelima kalinya.
Saat ini, dirinya unggul atas Djokovic dengan 440 poin dalam pertempurannya menjadi nomor satu dunia di akhir tahun.
Bintang Serbia itu akan menghadapi unggulan kelima Dominic Thiem pada Selasa malam. (ATP/OL-2)
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
Petenis Kanada Felix Auger-Aliassime melaju ke semifinal ATP Finals melawan petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz setelah mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev.
Jannik Sinner mengalahkan Ben Shelton 6-3 dan 7-6 (3), untuk mempertahankan catatan sempurnanya di ATP Finals.
Kemenangan itu menutup catatan sempurna Alcaraz 3-0 di Grup Jimmy Connors ATP Finals.
Alex de Minaur mempertahankan asa lolos ke semifinal ATP Finals dan kemudian mengakhiri mimpi Taylor Fritz di Turin, saat ia meraih kemenangan 7-6 (3) dan 6-3 di ATP Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved