Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Nasional pencak silat yang akan tampil di sembilan kelas menargetkan dapat merebut empat medali emas pada ajang multieven SEA
Games 2019 Filipina pada November hingga Desember mendatang.
Jumlah nomor yang diikuti ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan Asian Games 2018, ketika Indonesia turun di 16 kelas dan berhasil panen medali. Kondisi ini bisa dibilang merugikan, sebab ada beberapa nomor unggulan Indonesia seperti kelas A putra dan putri justru tidak dipertandingkan.
Pelatih Kepala Pencak Silat, Indro Catur, mengakui bahwa perbedaan jumlah nomor ini membuat peluang Indonesia untuk kembali memborong medali bakal lebih sulit.
"Mudah-mudahan target yang kita berikan ke pemerintah sih 3 sampai 4 emas. Tidak seluruh nomor dipertandingkan," kata Indro di Jakarta saat dimintai konfirmasi Kamis (7/11).
Target medali emas itu diharapkan dapat diperoleh dari nomor tanding, beregu putra, dan seni.
Sementara peraih medali emas Asian Games 2018 di Kelas C putra, Hanifan Yudani Kusumah, dikatakan Indro, akan cukup sulit bisa mengulang prestasinya, sebab dia akan tampil di kelas D putra yang memiliki peta kekuatan sama rata dari setiap negara.
"Untuk kelas D itu ramai dan sengit. Hanifan bagus, Vietnam bagus, kemudian Thailand juga bagus. Kalau kelas A putri kita yang paling bagus," katanya.
Baca juga: Cabor Layar Realistis Targetkan 1 Perak dan 2 Perunggu
Sebagai persiapan menjelang SEA Games, timnas Indonesia telah mengikuti beberapa laga uji coba seperti di Belgia, Korea Selatan, Thailand, dan tes even di Filipina.
Dari tes even itu, Indro mengungkapkan tim Merah Putih yang turun di delapan kelas sukses membawa lima medali emas dari kategori tanding dan seni.
Sebanyak sembilan pesilat putra dan tiga putri yang merupakan kombinasi dari atlet senior dan junior akan bertanding pada pesta olahraga dua tahunan itu.
Meski komposisi atlet didominasi oleh atlet junior, Indro menyatakan bahwa kesempatan tim pencak silat Indonesia untuk menjadi juara umum masih terbuka lebar.
"Jadi, meski komposisinya atlet muda, peluang untuk juara umum terbuka lebar meski kita gak main di kandang," ujarnya.
Sebelumnya, cabang olahraga pencak silat sukses mendominasi pada Asian Games 2018. Dari 16 kelas yang dipertandingkan, kontingen Merah Putih merebut 14 medali emas dan 1 perunggu.
Sementara pada SEA Games 2017 Malaysia, pencak silat hanya menyumbangkan 2 emas, 4 perak, dan 9 perunggu dari 20 kelas yang dipertandingkan. (OL-1)
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Muhammad Zaki Zikrillah Prasong mengakhiri kiprahnya di SEA Games 2025 dengan merebut emas nomor tanding putra kelas C 55-60 kg.
Film ini menampilkan pertarungan fisik berdarah-darah. Di sisi lain, elemen drama dalam film ini juga cukup kuat, terutama terkait hubungan persaudaraan.
PB IPSI tidak membebani para atlet dengan target medali di ISG kali ini.
Keikutsertaan Indonesia di AYG dan ISG bukan semata untuk berkompetisi, melainkan juga sebagai upaya diplomasi olahraga.
Pembukaan PON Bela Diri 2025 disemarakkan dua pesilat kawakan Indonesia yang juga dikenal di panggung internasional, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved