Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHELATAN Tour de Singkarak (TdS) 2019 yang ke-11, memasuki hari ke empat. Pada etape keempat mengambil rute Kabupaten
Dharmasraya-Kota Sawahunto itu menyisakan sebanyak 86 pembalap yang saling berkejaran di jalan lintas Sumatra.
Delapan pembalap atas nama Jinggo Tabayoyong, Amirhossein Jamshidian Ghalehsefidi, Jetsada Janluang, James Jober, Phyuth Youen, Joshua Harris, Mahdi Rouzbahaneh dan Arri Pratama, kemungkinan besar tidak bisa ikut serta memperkuat tim mereka karena pada etape sebelumnya tidak dapat melanjutkan jalannya perlombaan, terutama Mahdi Rouzbahaneh dan Arri Pratama yang terkena diskualifikasi.
Pada etape keempat, karakteristik medan lintasan sangat berbeda jika dibandingkan dengan lintasan pada etape ketiga yang memiliki karakter jalur yang cukup ekstrem. Banyak pendakian, penurunan dan tikungan yang tajam. Lintasan etape ini merupakan lintasan monoton bagi pembalab.
Etape keempat dengan panjang lintasan 205.3 kilometer tersebut hanya memiliki dua titik tanjakan atau King Of Mountain (KOM) yakni berada di Kota Baru dan Kiliran Jao. Sementara untuk Sprint terdapat Tiga titik masing-masing berada di Koto Baru, Dharmasraya dan Tanjung Gadang.
Lebih banyaknya titik Sprint ketimbang King Of Mountain pada etape ini, tak lain disebabkan karena rute ini memiliki karakteristik medan yang didominasi lintasan yang lurus. Kondisi cuaca yang cukup panas, juga dipastikan bakal menguras energi para pembalap.
Seluruh pembalap yang start dari kantor Bupati Dharmasraya pukul 10.00 WIB akan melintas beberapa kawasan seperti Simpang Sikabau, Koto Baru, Polres Dharmasraya, Kiliran Jao, Sijunjung, dan MAN 1 Sijunjung, sebelum kemudian finish di Lapangan Segitiga, Kota Sawahlunto.
Menjelang etape keempat ini, pembalap berdarah Australia, Jesse Ewart yang memperkuat Team Sapura Cycling masih kokoh dipuncak klasemen sementara Ewart membukukan total catatan waktu 8 jam 42 menit 49 detik.
Perubahan pemuncak klasemen sementara bisa saja berubah mengingat Ewart saat ini ditempel ketat oleh rekan setimnya yakni Cristian Raileanu yang hanya terpaut 1 menit 9 detik dari Jesse. Disusul peringkat ketiga pembalap dari Go For Gold Philippine, Ismael Grospe Jr dengan torehan total waktu 8 jam 46 menit 16 detik. (OL-11)
Jonas Vingegaard membidik satu-satunya gelar Tur Utama (Grand Tour) yang belum pernah ia menangi sepanjang kariernya.
Tim balap sepeda Indonesia harus menerima hasil di luar harapan pada ajang SEA Games 2025. Turun pada nomor men’s team pursuit, Indonesia gagal meraih medali emas.
CABANG olahraga balap sepeda kembali menjadi salah satu kontributor perolehan medali emas kontingen Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Hingga saat ini, balap sepeda telah menyumbangkan tiga medali emas dan dua perak untuk kontingen Merah Putih.
KONTINGEN Indonesia kembali menambah medali emas SEA Games 2025 dari cabang menembak serta balap sepeda.
Peluang Indonesia untuk meraih medali emas pertama di SEA Games 2025 diyakini terbuka lebar dari nomor Balap Sepeda Downhill.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved