Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU Tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow gagal melangkah ke babak dua turnamen bulu tangkis Korea Terbuka 2019 yang berlangsung di Incheon Airport Skydome, Incheon, Korea Selatan.
Dalam pertandingan hari ini, melansir laman BWF, Tontowi (Owi)/Winny ditaklukkan unggulan pertama asal China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong 19-21, 11-21 dalam waktu 27 menit.
Gim pertama berlangsung ketat, kedua pasangan susul-menyusul perolehan angka dan menyerang satu sama lain. Akan tetapi, unggulan pertama itu terus memimpin hingga akhir gim dan Owi/Winny menyerah 19-21.
Baca juga: Owi/Winny Hadapi Unggulan Pertama di Korea Terbuka
Pada gim kedua, Owi/Winny malah menurun, sebaliknya lawan terus merebut poin demi poin. Owi/Winny pun tidak sanggup mengejar poin-poin sampai akhirnya kalah 11-21.
Owi/Winny gagal melanjutkan langkah pada turnamen bulu tangkis level Super 500 berhadiah total 400.000 dolar AS itu. Pertemuan antara Tontowi/Winny dengan Zheng/Huang dalam turnamen Korea Terbuka 2019 itu merupakan kali pertama.
Sebelumnya, pada final China Open 2019 yang digelar Minggu (22/9), Zheng/Huang sukses menyabet gelar juara ganda campuran usai menghentikan unggulan kedua Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping 21-17, 13-21, 21-16.(OL-5)
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
YOON Suk-hwa, tokoh besar dalam kancah teater modern Korea, meninggal dunia pada Selasa pagi di usia 69 tahun setelah berjuang melawan tumor otak. Ia mengembuskan napas terakhir di Seoul
Lebih dari sekadar makanan vegetarian, sajian kuliner wihara mencerminkan filosofi yang menghormati seluruh kehidupan, kesahajaan, dan rasa syukur.
Festival ini digelar beriringan dengan Korean Day ke-20 yang diselenggarakan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea, Fakultas Ilmu Budaya UGM.
Presiden Prabowo menyatakan pentingnya penguatan kemitraan ASEAN dengan Republik Korea (ROK) dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved