Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SPRINTER andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, tidak diturunkan di gelaran SEA Games 2019 Filipina yang diselenggarakan pada 30 November-11 Desember 2019.
Menurut Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan, dicoretnya Zohri dari list atlet yang bakal dikirim PASI ke Filipina lantaran ingin memberi kesempatan pada pelari junior lainnya.
"Kalau Zohri masuk SEAG, nanti junior tak bisa masuk," ujar Bob saat ditemui di lapangan Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).
Pelatih sprinter PASI, Eni Nuraeni, menyayangkan tak masuknya Zohri ke SEA Games 2019. Namun, Eni juga melihat kondisi Zohri yang baru sembuh dari cedera lutut kiri yang dialami saat berlomba di Seiko Golden Grand Prix Osaka 2019 turut menjadi pertimbangan PASI.
"Kami harus fokus pemulihan, jangan sampai dipaksa berlomba di SEA Games 2019, kemudian ke Olimpik jadi susah," tutur Eni.
Perihal daftar atlet yang bakal dikirim ke Manilla, Bob menyerahkan semuanya kepada pelatih.
"List namanya nanti itu tim pelatih yang akan menentukan. Pelatih yang atur," ujar Bob.
Rencananya, peraih gelar juara dunia 2018 di Finlandia ini akan difokuskan untuk turun di Kejuaraan Dunia Atletik di Doha 2019 27 September-6 Oktober mendatang. (OL-09)
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved