Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BIANCA Andreescu, dengan penuh percaya diri mengatakan NextGen atau generasi baru petenis, baru saja memperlihatkan taringnya. Hal ini terjadi lantaran dirinya baru saja bertemu dengan petenis sensasional Cori Coco Gauff pada Sabtu (31/8) saat berlatih sebelum bertanding.
Andreescu merasa dirinya terpompa dengan semangat para pemain muda seperti dia yang mampu memperlihatkan hasil luar biasa. Hal ini pun menjadikan dirinya termotivasi dan berhasil menggulingkan juara Australia Terbuka tahun 2018 sekaligus runner-up AS Terbuka, Caroline Wozniacki dengan skor 6-4 dan 6-4.
"Anda melihat banyak pemain muda melakukan permainan dengan sangat baik sekarang dan saya pikir itu sangat bagus. Anda akan melihat banyak wajah segar dan saya pikir kita akan menjadi lebih baik mulai dari sini," ungkapnya usai pertandingan.
Musim ini, Andreescu bisa dikatakan memiliki pencapaian yang baik. Dia berhasil meraih gelar di Toronto dan Indian Wells. Dua gelar yang dia miliki pun otomatis membuatnya sangat percaya diri.
Pada babak 16 besar nanti, perempuan berusia 19 tahun ini akan berhadapan dengan petenis kualifikasi asal tuan rumah, Taylor Townsend. Sekilas tidak ada hal luar biasa dari perempuan yang mengisi peringkat 116 ini. Namun, di ajang AS Terbuka, Townsend berhasil menggulingkan Simona Halep dan Sorana Cirstea untuk berhadapan dengan Andreescu. Hal ini tentunya perlu diwaspadai.
"Saya tahu dia banyak bermain di net. Dia memiliki pukulan yang luar biasa. Saya pasti akan meladeninya dengan memberikan passing shots," tambah Andreescu soal lawannya.
Baca juga: Naomi Osaka Akhiri Perjalanan Coco Gauff
Sementara itu, setelah berhadapan dengan Andreescu, Wozniacki mengatakan petenis asal Toronto tersebut memiliki pola permainan yang sangat mirip dengan mantan juara AS Terbuka sebanyak tiga kali, Kim Clijsters. Andreescu pun tak menampik Clijsters memang menjadi role model dalam permainannya.
"Saya benar-benar memperhatikannya ketika saya baru mulai bermain tenis. Saya pikir permainan saya sangat mirip dengannya, meskipun belum sebagus itu. Dia petarung yang luar biasa, sangat solid. Dia bisa melakukan pukulan, memotong, menjatuhkan bola. Dia juga sangat konsisten. Dia memilih targetnya dan dia memiliki servis dan pengembalian yang sangat baik. Dia sangat kuat secara mental," pungkas Andreescu. (AFP/OL-5)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved