Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Minim Suku Cadang, Williams akan Bermain Aman di Bahrain

Antara
29/3/2019 08:15
Minim Suku Cadang, Williams akan Bermain Aman di Bahrain
Mobil Williams yang dikendarai George Russell.(AFP/WILLIAM WEST)

TIM Formula 1 Williams akan bermain aman di Bahrain, akhir pekan nanti, setelah kekurangan pasokan suku cadang untuk berlaga di seri kedua balapan Formula 1 2019. Hal itu dikatakan pembalap Robert Kubica, Kamis (28/3).   

"Ini bukanlah situasi yang mudah juga dari sudut pandang pembalap karena kami akan memiliki keterbatasan di suku cadang dan segala hal," kata pembalap asal Polandia itu.    

Tim mantan juara itu finis di posisi buncit klasemen konstruktor pada musim lalu kemudian mengawali musim 2019 dengan dirundung sejumlah masalah ketika mereka terlambat merampungkan mobil balap mereka sehingga melewatkan dua hari di tes pramusim.    

Williams juga mengawali balapan seri pembuka di Australia dari grid paling belakang.    

Dengan keterbatasan suku cadang, pembalap pun akan berada di posisi yang sulit.    

Baca juga: Mercedes Waspadai Perlawanan Musuh Bebuyutan di Bahrain

"Besok kondisinya seperti ini, kalian tidak bolah melintas di atas kerb, atau jika kalian melewati kerb, risikonya adalah mobil akan rusak dan kalian tidak akan punya suku cadang yang pas untuk itu," kata Kubica kepada awak media di Sirkuit Sakhir, Bahrain.    

Kubica, yang kembali membalap di Formula 1 musim ini setelah delapan tahun memulihkan diri dari cedera karena kecelakaan reli, mengakui tim yang bermarkas di Inggris itu sedang melakukan yang terbaik yang mereka bisa untuk musim ini.

Sebelumnya, rekan satu tim Kubica, George Russell, ketika di Australia mengungkapkan bahwa Williams menemukan 'masalah fundamental' dengan mobil mereka dan akan butuh waktu untuk memperbaikinya.    

Pembalap berusia 21 tahun asal Inggris itu juga mengatakan ketika start dari posisi paling belakang di Melbourne memiliki kerugian tersendiri karena pembalap tidak bisa melihat lampu tanda start yang terhalang sayap belakang mobil yang sekarang memiliki desain lebih tinggi dari musim lalu.    

"Aku berhenti di grid, melihat ke atas dan menyadari jika aku tidak bisa melihat apa-apa," kata juara Formula 2 2018 itu.    

"Aku melihat sekeliling dan akhirnya melihat lampu itu melalui refleksi dari jendela Paddock Club."    

"Di grid belakang (di Melbourne) trek sedikit landai jadi sayap belakang mobil yang ada di depan terlihat lebih tinggi, Aku tidak yakin jika itu akan jadi masalah di semua trek, tapi kita akan lihat Minggu nanti," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya