Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JUAN Martin del Potro, Jumat (7/9), melaju ke final Amerika Serikat (AS) Terbyka setelah juara bertahan dan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal mengundurkan diri karena cedera lutut.
Del Potro, jawara AS Terbuka 2009, tengah unggul 7-6 (7/3) dan 6-2 saat Nadal memutuskan mengundurkan diri.
Di laga final, petenis Argentina itu akan berhadapan dengan pemenang laga antara Novak Djokovic, juara AS Terbuka 2011 dan 2015, dan petenis Jepang Kei Nishikori.
"Saya tidak senang mengundurkan diri," ujar Nadal yang sudah dihantui sejumlah cedera lutut sepanjang kariernya.
Nadal juga mengundurkan diri karena cedera lutut di perempat final Australia Terbuka saat berhadapan dengan Marin Cilic, Januari lalu.
Nadal yang berusaha memenangkan gelar keempatnya di New York dan gelar Grand Slam yang ke-18 telah menghabiskan 16 jam bertanding di Flushing Meadows untuk mencapai babak semifinal.
Hal itu berakibat buruk dengan Nadal harus dua kali mendapatkan perawatan pada lutut kanannya di laga semifinal melawan Del Potro. Di akhir set kedua, Nadal memutuskan mengundurkan diri.
"Tentu saja ini bukanlah cara terbaik untuk menang. Saya senang berhadapan dengan Rafa karena dia adalah pemain terbaik di tenis. Saya tidak suka melihat dia kesakitan," ujar Del Potro. (AFP/OL-2)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved