Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JAWARA enam kali Serena Williams melaju ke final Amerika Serikat (AS) Terbuka untuk kesembilan kali sepanjang kariernya setelah menang 6-3 dan 6-0 atas Anastasija Sevastova, Kamis (6/9).
Unggulan ke-17 itu tengah memburu gelar Grand Slam pertamanya sejak melahirkan putri pertamanya, Olympia, pada 1 September tahun lalu.
Williams hanya membutuhkan waktu 66 menit untuk menudukkan lawannya, unggulan ke-19 yang tampil di semifinal Grand Slam pertamanya.
"Jujur, rasanya sangat luar biasa," ujar Williams yang mencapai final Grand Slam keduanya pada tahun ini setelah menjadi runner-up di Wimbledon.
"Setahun lalu, saya nerjuamh di rumah sakit untuk melahirkan anak saya," imbuh petenis yang mengalami gangguan gumpalan darah setelah melahirkan putrinya.
"Setiap kali saya bertanding, saya bersyukur mendapatkan kesempatan untuk kembali bermain tenis," tegas Williams.
Di laga final, Williams akan berhadapan dengan pemenang laga antara runner-up AS Terbuka 2017 Madison Keys dan petenis Jepang Naomi Osaka. (AFP/OL-2)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved