Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN juara Amerika Serikat (AS) Terbuka Stan Wawrinka mengalahkan Grigor Dimitrov di turnamen Grand Slam untuk kedua kalinya secara beruntun. Pada Senin (27/8), Wawrinka menyingkirkan unggulan kedelapan asal Bulgaria itu di putaran pertama AS Terbuka.
Wawrinka, yang absen di AS Terbuka tahun lalu karena menjalani dua kali operasi lutut membukukan kemenangan 6-3, 6-2, dan 7-5 di Stadion Arthur Ashe untuk mengulangi kemenangannya atas Dimitrov di putaran pertama Wimbledon.
"Terakhir kali saya bermain di lapangan ini, saya menjadi juara. Jadi, saya sangat senang bisa kembali ke sini dan meraih kemenangan," ujar Wawrinka.
"Ada banyak emosi yang muncul karena bermain di sini. Bermain di putaran pertama selalu sulit," imbuh petenis Swiss berusia 33 tahun itu.
Wawrinka, mantan peringkat tiga dunia yang kini menduduki posisi 101 dunia akan berhadapan dengan pemenang laga antara petenis Prancis Ugo Humbert dan petenis AS Colin Altamirano. (AFP/OL-2)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved