Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SATGAS Citarum Harum berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di titik rawan lokasi pembuangan sampah ilegal di Lembang Kabupaten Bandung Barat.
Tindakan itu dipicu maraknya oknum warga yang kerap membuang sampah di sekitar Jalan Kolonel Masturi. Selain pengawasan, Satgas juga akan menerapkan sanksi sosial bagi pelaku pembuangan sampah sembarangan.
"Sanksi ini sebagai efek jera. Kita ingin masyarakat sadar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama," ucap Baops Satgas Citarum Harum Sektor 8, Peltu Iwan Setiawan, Jumat (27/3).
Ia menyatakan, pelaku yang tertangkap akan diminta mengenakan rompi oranye dan membersihkan langsung area yang mereka kotori.
Langkah tersebut sebagai tindaklanjut dari kegiatan bersih-bersih sampah yang melibatkan sekitar 60 personel gabungan dari Satgas Citarum Harum, aparat kecamatan, Koramil Lembang, perangkat desa, komunitas, hingga warga setempat.
"Kegiatan bersih-bersih pascalibur lebaran ini berhasil mengumpulkan sampah dalam jumlah besar hingga hampir satu truk. Kebanyakan sampah rumah tangga," katanya.
Diduga, sampah-sampah dibuang pada malam hingga menjelang subuh untuk menghindari warga. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya beberapa karung besar yang tidak mungkin diangkut menggunakan kendaraan kecil.
"Diduga ada warga yang menggunakan mobil untuk membuang sampah tersebut pada malam hingga dini hari. Bahkan sebelumnya ditemukan hingga 10 karung, namun dua di antaranya sudah hanyut karena dibuang ke sungai," jelasnya.
Menurutnya, sampah yang dibuang di sekitar Sungai Cikapundung yang bermuara ke Sungai Citarum, berpotensi menimbulkan penyumbatan dari hulu hingga hilir.
"Area jembatan sering dijadikan lokasi pembuangan sampah ilegal, selain itu di sekitar Alam Sejuk juga jadi lokasi rawan karena kita kerap temukan bungkusan kantong plastik yang sengaja disimpan di pinggir jalan," tuturnya. (H-2)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengungkapkan bahwa Gunungkidul menjadi korban pembuangan sampah liar dari luar daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved