MENYAMBUT perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintahan daerah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menggelar Festival Bedug yang di ikuti 17 Kecamatan dan 30 Organisasi Perangkat Daerah, di Taman Pasanggrahan Padjadjaran.Kamis (19/3) Malam.
Agenda tahunan yang digelar di Lapangan Pajajaran Komplek Pemkab Purwakarta ini, menggabungkan tradisi bedug dengan nuansa religius melalui salawatan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan gema takbir malam Idul Fitri.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Sri Jaya Midan mengatakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan Festival Dulag atau Beduk.
"Beduk bagian sejarah para Wali Songo menyebarkan Islam di seluruh Nusantara ini. Ini perlu kita lestarikan, di mana para anak-anak muda kita agar tahu bahwa beduk ini merupakan sejarah penyebaran Islam di Nusantara ini," kata Sri Jaya Midan
Sementara, Camat Bungursari, Wita Gusrianita, mengatakan keikutsertaan wilayahnya mengusung konsep yang unik dengan melibatkan kelompok "The Power of Emak-emak".
"Ini bukan hanya festival bedug biasa. Dari Bungursari, kami membawa kekuatan ibu-ibu yang memainkan berbagai alat musik tradisional, mulai dari bedug, lesung, hingga tatalu Semua potensi ini murni dari masyarakat kami," kata Wita.
Di salah satu sudut arena, penampilan emak-emak Bungursari menjadi pusat perhatian. Dengan penuh semangat, mereka menabuh bedug dan memukul lesung secara kompak, mengiringi salawat yang dilantunkan.Gerakan mereka sederhana, namun penuh energi, menciptakan suasana yang hangat sekaligus menghibur.
Wita Gusrianita menjelaskan, bahwa peserta dulag dari Kecamatan Bungursari sengaja seluruhnya dari kalangan ibu rumah tangga, apalagi adanya kolaborasi kesenian tradisional lesung yang semakin menguatkan untuk memenangkan festival dulag sekabupaten Purwakarta.
Dalam festival dulag ini, kriteria penilaian lebih kepada penampilan kekompakan, keserasian, keunikan, dan kerapihan dalam memainkan Bedug yang dikolaborasikan dengan alat musik pendukung lainnya. (H-2)
SEKRETARIS Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi Sumatra Utara dan merayakan malam takbiran dan salat idul fitri di Aceh
Pedagang menyebut penjualan ayam kampung dan petelur merah meningkat dari 100 menjadi 500 ekor per hari jelang Lebaran, dengan harga Rp80 ribu–Rp180 ribu per ekor.
Indonesia dan Malaysia resmi tetapkan Idulfitri pada 21 Maret 2026. Simak perbedaan skema cuti bersama dan jadwal libur panjang di kedua negara.
Harga kulit ketupat saat ini naik hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
SETELAH sebulan penuh berpuasa, muslim merayakan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved