Menyambut Idul Fitri, Pemkab Purwakarta Gelar Festival Bedug

Reza Sunarya
20/3/2026 15:09
Menyambut Idul Fitri, Pemkab Purwakarta Gelar Festival Bedug
Ilustrasi(MI/REZA SUNARYA)

MENYAMBUT perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintahan daerah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menggelar Festival Bedug yang di ikuti 17 Kecamatan dan 30 Organisasi Perangkat Daerah, di Taman Pasanggrahan Padjadjaran.Kamis (19/3) Malam.

Agenda tahunan yang digelar di Lapangan Pajajaran Komplek Pemkab Purwakarta ini, menggabungkan tradisi bedug dengan nuansa religius melalui salawatan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan gema takbir malam Idul Fitri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Sri Jaya Midan mengatakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan Festival Dulag atau Beduk.

"Beduk bagian sejarah para Wali Songo menyebarkan Islam di seluruh Nusantara ini. Ini perlu kita lestarikan, di mana para anak-anak muda kita agar tahu bahwa beduk ini merupakan sejarah penyebaran Islam di Nusantara ini," kata Sri Jaya Midan 

Sementara, Camat Bungursari, Wita Gusrianita, mengatakan keikutsertaan wilayahnya mengusung konsep yang unik dengan melibatkan kelompok "The Power of Emak-emak".

"Ini bukan hanya festival bedug biasa. Dari Bungursari, kami membawa kekuatan ibu-ibu yang memainkan berbagai alat musik tradisional, mulai dari bedug, lesung, hingga tatalu Semua potensi ini murni dari masyarakat kami," kata Wita.

Di salah satu sudut arena, penampilan emak-emak Bungursari menjadi pusat perhatian. Dengan penuh semangat, mereka menabuh bedug dan memukul lesung secara kompak, mengiringi salawat yang dilantunkan.Gerakan mereka sederhana, namun penuh energi, menciptakan suasana yang hangat sekaligus menghibur.

Wita Gusrianita menjelaskan, bahwa peserta dulag dari Kecamatan Bungursari sengaja seluruhnya dari kalangan ibu rumah tangga, apalagi adanya kolaborasi kesenian tradisional lesung yang semakin menguatkan untuk memenangkan festival dulag sekabupaten Purwakarta.

Dalam festival dulag ini, kriteria penilaian lebih kepada penampilan kekompakan, keserasian, keunikan, dan kerapihan dalam memainkan Bedug yang dikolaborasikan dengan alat musik pendukung lainnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik