Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Dibuka, Waktu Tempuh ke Pantai Selatan Tinggal 3 Jam

 Gana Buana
17/3/2026 14:17
Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Dibuka, Waktu Tempuh ke Pantai Selatan Tinggal 3 Jam
Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Dibuka.(Dok. MI)

JALAN Tol Serang-Panimbang Seksi 2 ruas Rangkas-Cileles resmi dibuka secara fungsional tanpa tarif mulai Kamis (12/3). Pembukaan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Banten.

Ruas tol tersebut dioperasikan sementara hingga 26 Maret 2026, setiap pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, dan hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I.

Pengelola tol menyebut kebijakan ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan konektivitas menuju wilayah Banten Selatan.

Direktur Utama pengelola kawasan wisata setempat, Poernomo Siswoprasetijo, menyambut baik pembukaan tol fungsional tersebut. Menurutnya, akses baru ini akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju kawasan pantai di Banten Selatan menjadi sekitar 2,5 hingga 3 jam.

“Kehadiran tol ini akan membuka akses menuju wilayah Banten Selatan sekaligus memperpendek waktu perjalanan wisatawan dari Jakarta menjadi sekitar 2,5-3 jam,” ujarnya.

Ia menambahkan, durasi perjalanan tersebut kini setara dengan perjalanan menuju kawasan Puncak, Bogor, yang selama ini menjadi destinasi wisata favorit masyarakat Jabodetabek.

“Dengan kemudahan akses tersebut, perjalanan menuju kawasan ini kini terasa tidak lagi jauh, bahkan setara dengan perjalanan ke Puncak,” katanya.

Potensi Kunjungan Meningkat

Dengan akses yang semakin mudah, jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran diperkirakan meningkat signifikan. Periode libur Lebaran 2026 yang berlangsung pada 19 hingga 31 Maret diprediksi akan mendorong lonjakan wisatawan ke kawasan pesisir Banten, termasuk kawasan wisata Tanjung Lesung.

“Potensi kunjungan wisata diperkirakan dapat mencapai sekitar 25 ribu wisatawan selama periode libur Lebaran 2026,” ujar Poernomo.

Ia menilai peningkatan aksesibilitas ini tidak hanya berdampak pada jumlah kunjungan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan sekitar.

Selain menawarkan panorama pantai, kawasan wisata Tanjung Lesung, menyediakan berbagai aktivitas, mulai dari olahraga air seperti jetski, kayaking, snorkeling, hingga diving.

Untuk aktivitas darat, tersedia pilihan seperti bersepeda, sepeda listrik, dan ATV. Sementara itu, kegiatan edukatif seperti konservasi penyu dan terumbu karang juga menjadi daya tarik tambahan bagi wisata keluarga.

Menurut Poernomo, kombinasi akses yang lebih cepat dan beragam aktivitas ini diharapkan dapat menjadikan kawasan tersebut sebagai alternatif destinasi liburan Lebaran.

“Bagi keluarga yang ingin berlibur ke pantai yang lebih privat dan tidak terlalu ramai, kawasan ini bisa menjadi pilihan,” katanya.

Dorong Ekonomi Daerah

Pembukaan tol ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor pariwisata dan usaha mikro di wilayah Banten Selatan.

Dengan konektivitas yang semakin baik, kawasan yang sebelumnya relatif sulit dijangkau kini berpotensi menjadi salah satu tujuan utama wisata selama musim liburan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya