Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Ledakan di Masjid Jember saat Tarawih, Polisi Selidiki Penyebab

Andhika Prasetyo
17/3/2026 07:24
Ledakan di Masjid Jember saat Tarawih, Polisi Selidiki Penyebab
Lokasi masjid di Jember yang mengalami ledakan.(Antara)

Sebuah ledakan terjadi di sebuah masjid di kawasan Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Peristiwa itu terjadi saat pelaksanaan salat tarawih pada Senin malam (16/3). Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan pada bagian atap dan plafon masjid serta memicu kepanikan di kalangan jemaah dan warga sekitar.

Takmir masjid, Muhammad Fadil, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat ibadah sedang berlangsung.

“Ledakan cukup keras dan terdengar hingga ke kampung sebelah,” ujarnya, Selasa dini hari.

Ia menjelaskan, sumber ledakan berada di area dekat tempat wudhu laki-laki, yang mengakibatkan plafon serta etalase lemari buku masjid mengalami kerusakan. Akibat kejadian tersebut, satu orang jemaah dilaporkan mengalami gangguan pendengaran dan dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSUD dr Soebandi.

“Satu orang dibawa ke UGD karena diduga mengalami pekak telinga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jember AKP Angga Riatma menyatakan pihak kepolisian langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Polisi langsung melakukan sterilisasi lokasi dan melakukan penyelidikan penyebab ledakan,” ujarnya.

Polisi juga telah memasang garis polisi di lokasi kejadian serta menetapkan perimeter pengamanan. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekat karena proses penyelidikan masih berlangsung. Selain itu, tim penjinak bom (Jibom) turut diterjunkan untuk memastikan kondisi lokasi aman dari potensi bahaya lanjutan.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan belum dapat menyimpulkan penyebab pasti ledakan tersebut. Sebagai langkah antisipasi, aktivitas ibadah di masjid tersebut untuk sementara waktu dihentikan guna menjaga keamanan warga. (Ant/E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik