Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Lumajang Indah Amperawati memperbolehkan aparatur sipil negara atau ASN menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran 2026. Namun, ia menegaskan semua keperluan dan pengeluaran operasional ditanggung dari dana pribadi.
Ia menjelaskan ASN di Kabupaten Lumajang boleh menggunakan mobil dinas untuk mudik atas alasan keamanan dan perawatan kendaraan dinas selama ditinggal mudik atau pejabat yang bersangkutan.
"Kendaraan dinas adalah fasilitas tanggung jawab pejabat yang memegangnya," kata dia dikutip Sabtu (14/3).
Ia juga mengatakan kendaraan dinas yang digunakan ASN selama mudik tak perlu diganti pelat nomor hitam.
Tetapi ia menegaskan bahwa pengeluaran dan biaya operasional misalnya pembelian bahan bakar minyak atau BBM dan biaya tol, harus dibayar oleh ASN.
Ia beralasan tidak semua pejabat atau ASN punya fasilitas garasi di rumah. Apabila merasa tidak aman meninggalkan kendaraan dinas sebaiknya dibawa mudik.
"Jika merasa kurang aman, silakan dibawa agar kendaraan tetap terawat," ucap bupati Lumajang.
Bupati lumayang juga mengatakan bahwa kendaraan dinas merupakan aset daerah. Oleh karena itu, harus tetap dipelihara dengan baik. ASN diminta tak mengabaikan fasilitas negara.
Kebijakan bupati ini berbeda dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor: PER/87/M. PAN/8/2005 yang hanya memperbolehkan kendaraan dinas hanya untuk kepentingan dinas/operasional. (Ant/H-4)
Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan seluruh kepala daerah agar pengadaan mobil dinas dilakukan secara cermat dan benar-benar berdasarkan kebutuhan.
Pihak Pemprov Kaltim belum mengungkap secara rinci merek maupun tipe kendaraan yang dibeli melalui anggaran tahun ini tersebut.
"Ya kita dengan senang hati sebenarnya, ini adalah bentuk kebanggaan terhadap produk Indonesia ya, Pindad lah. Presiden kan juga sehari-hari pakai mobil Maung kan,"
Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat yang berada di dalam Kabinet Merah Putih untuk menggunakan Pindad Maung seperti yang ia gunakan sebagai kendaraan dinas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved