Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Tol Palembang-Betung Dioperasikan Fungsional, Jembatan Musi V Dipastikan Aman

Rahmatul Fajri
13/3/2026 13:38
Tol Palembang-Betung Dioperasikan Fungsional, Jembatan Musi V Dipastikan Aman
Pengecekan Kesiapan tol Palembang-Betung(Dok.Hutama Karya)

PT Hutama Karya (Persero) bersama Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, memastikan kesiapan operasional Ruas Tol Palembang–Betung yang dibuka fungsional mulai 13 Maret untuk mudik Lebaran 2026. Peninjauan lapangan dilakukan pada Selasa (10/3) untuk menjamin aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sebelum jalur ini resmi dibuka secara terbatas.

Hutama Karya menjadwalkan pengoperasian fungsional Ruas Palembang-Betung, khususnya pada segmen Keramasan hingga Pulau Rimau, mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Jalur ini disiapkan untuk memecah kepadatan lalu lintas di lintas utama Sumatra selama periode Idul Fitri 1447 H.

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyambut baik langkah pengoperasian jalur tol tersebut. Menurutnya, kehadiran ruas ini akan menjadi solusi bagi mobilitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat tajam menjelang hari raya.

"Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menyambut baik kesiapan operasional fungsional ini. Kehadiran ruas ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini," ujar Herman melalui keterangannya, Jumat (13/3).

Mengingat statusnya yang masih fungsional, pengoperasian Tol Palembang–Betung akan diberlakukan secara terbatas. Jalur ini hanya akan dibuka setiap hari pada pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB guna menjamin keamanan pengguna jalan karena ketersediaan fasilitas pendukung yang belum sepenuhnya permanen.

Selain batasan waktu, kecepatan kendaraan juga dibatasi maksimal 50 km/jam. Akses ini pun hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil atau Golongan I. Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Sumatra Selatan Irjen Sandi Nugroho dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis untuk memastikan pengamanan di sepanjang jalur fungsional.

Dalam kesempatan terpisah, Plh. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani menyatakan bahwa pihaknya terus mematangkan persiapan teknis agar perjalanan mudik masyarakat tahun ini lebih lancar dan aman.

Pengoperasian ruas ini merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya sebagai pengembang infrastruktur dalam mendukung konektivitas di wilayah Sumatra Selatan. Melalui pembukaan fungsional ini, diharapkan kemacetan yang kerap terjadi di jalur arteri dapat terurai secara signifikan selama puncak arus mudik dan balik.

Kesiapan Jembatan Musi V

Sebagai bagian dari tahapan persiapan, Hutama Karya melaksanakan Uji Laik Fungsi (ULF) di Jembatan Musi V yang merupakan bagian dari Tol Palembang-Betung. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan keamanan, keandalan, serta kelayakan struktur jembatan sebelum digunakan oleh masyarakat.

Jembatan Musi V dibangun diatas Sungai Musi yang menjadi bagian penting pada jalan tol Palembang - Betung. Kehadiran jembatan ini akan memperkuat konektivitas antara Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan dengan wilayah Betung di Kabupaten Banyuasin, serta terintegrasi dengan jaringan tol yang mengarah ke Jambi. Dari sisi teknis, Jembatan Musi V menggunakan tipe Box Girder beton dengan metode Balanced Cantilever, yang dirancang untuk memberikan kekuatan struktur optimal pada bentang panjang di atas sungai sekaligus memastikan stabilitas konstruksi.

Pelaksanaan Uji Laik Fungsi Struktur Jembatan dilakukan dengan membandingkan kesesuaian konstruksi jembatan terhadap dokumen perencanaan pada seluruh elemen struktur jembatan, termasuk memastikan keutuhan sistem struktur secara menyeluruh. Adapun lingkup kegiatan ULF meliputi pemeriksaan kelengkapan dokumen jembatan, pemeriksaan visual kondisi jembatan, pelaksanaan uji beban dinamis, serta uji beban statis.

Melalui rangkaian pengujian tersebut, tim teknis dapat memastikan bahwa struktur jembatan mampu menahan beban lalu lintas sesuai standar keselamatan yang berlaku. Selain itu, pelaksanaan ULF juga bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian konstruksi dengan desain perencanaan serta memastikan seluruh elemen struktur telah memenuhi kriteria teknis sebelum jembatan dioperasikan.

"Pelaksanaan Uji Laik Fungsi pada Jembatan Musi V merupakan salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum ruas Tol Palembang–Betung dimanfaatkan secara fungsional. Hutama Karya berkomitmen untuk terus memastikan setiap tahapan pembangunan memenuhi standar keselamatan dan kualitas yang ditetapkan, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas pada periode mudik Lebaran 2026,” ujar Hamdani, Plh. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Kayra.

Dengan rencana dibukanya ruas ini secara fungsional pada periode Lebaran, diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Jalur Nasional serta meningkatkan efisiensi waktu tempuh perjalanan masyarakat di wilayah Sumatra Selatan dan sekitarnya.

”Ke depan, keberadaan Jalan Tol Palembang–Betung diharapkan dapat semakin memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Sumatera,” tutup Hamdani. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya