Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Warga Sragen Kini Nikmati Jalan Provinsi Lebih Layak, Pemprov Jateng Rampungkan Peningkatan Infrastruktur

mediaindonesia.com
04/3/2026 18:34
Warga Sragen Kini Nikmati Jalan Provinsi Lebih Layak, Pemprov Jateng Rampungkan Peningkatan Infrastruktur
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat meresmikan peningkatan dan preservasi jalan ruas Kuwu–Galeh hingga Galeh–Ngrampal di Kabupaten Sragen, Rabu, 4 Maret 2026.(Dok. Istimewa)

Warga Kabupaten Sragen kini mulai merasakan manfaat peningkatan infrastruktur jalan provinsi setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merampungkan pembangunan dan preservasi sejumlah ruas strategis guna mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menyempurnakan kondisi infrastruktur jalan di wilayahnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“Kalau infrastrukturnya baik, konektivitas wilayah juga meningkat. Bahkan, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat meresmikan peningkatan dan preservasi jalan ruas Kuwu–Galeh hingga Galeh–Ngrampal di Kabupaten Sragen, Rabu, 4 Maret 2026.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah karena berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jalan ini kita bangun bukan sekadar fisiknya, tetapi agar pergerakan orang dan barang bisa berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi bagian dari upaya membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Sebagai informasi, proyek peningkatan jalan ruas Kuwu–Galeh memiliki nilai kontrak Rp8,509 miliar dengan panjang pembangunan mencapai 0,557 kilometer. Penanganan mencakup perkerasan beton, pelebaran dan perkerasan aspal dua lapis, pembangunan saluran drainase, hingga pemasangan marka jalan.

Selain itu, dilakukan preservasi ruas Galeh–Ngrampal sepanjang 1,613 kilometer dengan nilai kontrak Rp11,991 miliar yang meliputi perkerasan beton, pelebaran jalan, overlay aspal, serta pembangunan bangunan pelengkap jalan.

Ruas jalan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi jalur alternatif yang menghubungkan wilayah Gesi dan Tanon di Kabupaten Sragen dengan Kradenan di Kabupaten Grobogan. Wilayah ini dikenal sebagai kawasan pertanian dengan komoditas utama seperti padi, jagung, dan tebu.

Selain itu, jalur Galeh–Ngrampal juga menjadi akses menuju Exit Tol Sragen Timur di wilayah Pungkruk sehingga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat.

Salah seorang warga Kabupaten Sragen, Joko Mulyono, mengaku menyambut baik pembangunan jalan tersebut karena perbaikan jalan ini telah lama dinantikan masyarakat.

“Kami sampaikan terima kasih atas dibangunnya jalan ruas Kuwu–Galeh sampai Ngrampal ini. Ini seperti mimpi. Dulu orang naik sepeda saja susah lewat sini, sekarang jalannya sudah mulus seperti jalan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pembangunan infrastruktur di daerahnya.

“Terima kasih atas prioritas yang diberikan oleh Bapak Gubernur untuk membangun jalan Kuwu–Galeh sampai Ngrampal. Ini mimpi panjang bagi warga di wilayah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Sragen juga terus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur daerah.

“Tahun ini Kabupaten Sragen mengalokasikan lebih dari Rp80 miliar untuk pembangunan infrastruktur,” kata Sigit. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya