Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Harga Daging Ayam di Bangka Tembus Rp45 Ribu di Hari Kelima Ramadan

Rendy Ferdiansyah
23/2/2026 14:07
Harga Daging Ayam di Bangka Tembus Rp45 Ribu di Hari Kelima Ramadan
Lapak pedagang daging ayam di pasar Kite, Sungailiat Bangka.(MI/Rendy)

MEMASUKI hari kelima puasa Ramadan 2026, harga daging ayam di pasar tradisional Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terpantau masih tinggi. Di Pasar Kite Sungailiat, harga komoditas protein hewani tersebut tertahan di angka Rp45.000 per kilogram.

Tren Kenaikan Harga Sejak Sebelum Ramadan

Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Kite, Yusuf, mengungkapkan bahwa tren kenaikan harga ini sebenarnya sudah terjadi sejak sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Ia mencatat adanya eskalasi harga yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode awal tahun.

"Sebelum Imlek harga daging ayam berkisar Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram, tetapi menjelang puasa naik menjadi Rp42.000 hingga Rp45.000 per kilogram," ujar Yusuf pada Senin (23/2/2026).

Penyebab Harga Ayam Melambung

Tingginya harga di tingkat pedagang eceran dipicu oleh kenaikan harga dari pihak distributor. Yusuf menjelaskan bahwa para pedagang hanya menyesuaikan harga jual mengikuti kenaikan harga pasokan dari sumbernya.

"Harga ayam dari sananya memang sudah naik, terpaksa kami jual naik juga agar tidak rugi," tambahnya.

Kendati ada kenaikan harga, permintaan daging ayam selama Ramadan ini justru mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Menurut Yusuf, volume penjualan tetap tinggi karena daging ayam menjadi menu favorit warga untuk kebutuhan berbuka puasa dan sahur.

Harapan Konsumen terkait Stabilitas Harga

Kondisi ini dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga yang harus mengatur strategi belanja lebih ketat. Wati, salah satu pembeli di Pasar Kite, mengaku tetap membeli daging ayam meski harganya mahal untuk stok konsumsi anak-anaknya.

"Kebetulan anak-anak saya hobi daging ayam, makanya selalu beli untuk stok di rumah. Tapi tentu kami berharap harga bisa kembali normal agar tidak terlalu memberatkan masyarakat," kata Wati.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat segera melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan distribusi lancar dan harga pangan, khususnya daging ayam, dapat ditekan kembali ke angka normal selama sisa bulan Ramadan hingga Idul Fitri mendatang. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya