Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

200 Pengemudi Lansia Terima Bantuan Becak Listrik Presiden Prabowo

M Yakub
03/2/2026 19:45
200 Pengemudi Lansia Terima Bantuan Becak Listrik Presiden Prabowo
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mencoba becak listrik.(MI/M Yakub)

DUA ratus pengemudi becak lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Lamongan, Jatim, menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. 
Bantuan lansung dari dana pribadi Presiden itu diserahkan pada penerima manfaat di Pendopo Pemkab Lamongan, Selasa (3/2). 

Bantuan ini disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Selain itu, juga merupakan aktualisasi dalam menggencarkan program modernisasi transportasi rakyat. 

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, hadirnya becak listrik tidak hanya mampu meningkatkan ekonomi keluarga pengemudi becak lansia, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata ramah lingkungan. 

Pak Yes mengatakan, pada upaya peningkatan ekonomi, becak listrik akan mengurangi beban fisik pengemudi, meningkatkan pendapatan, dan tentunya mengentas kemiskinan. Disisi lain, keberadaan transpotasi ramah lingkungan ini akan mendukung sektor pariwisata. 

Karena becak listrik tidak menghasilkan polusi udara (nol emisi) dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Sehingga cocok ditempatkan di titik-titik wisata.

"Apresiasi dan rasa terimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, karena hari ini bantuan dua ratus becak listrik telah diterima. Ini sangat membantu masyarakat kami yang bergelut sebagai pengemudi becak. Tentunya bantuan ini akan membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi keluarga, mengentas kemiskinan, hingga ikon baru pariwisata ramah lingkungan,” tutur orang nomor satu di Kota Soto.

Pak Yes mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus memonitoring perkembangan dan perawatan becak listrik. Termasuk akan terus menambah titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Hal ini salah satu tujuannya adalah memfasilitasi becak listrik agar terus beroperasi.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Firman Dahlan, menjelaskan program ini merupakan bantuan pribadi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mensejahterakan pengemudi becak.
 
Ia menjelaskan, secara teknis becak listrik memiliki keunggulan kecepatan dibatasi maksimal 15 kilometer perjam demi keamanan dan mampu menempuh jarak 40 kilometer dalam satu kali daya pengisian. 

Becak juga ramah lingkungan tanpa emisi karbon dan suara yang senyap (bebas kebisingan). Kategori penerima bantuan ini adalah pengemudi becak kayuh dengan usia diatas 55 tahun.(E-2) 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya