Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Sugeng Hartono (USH) Solo Baru resmi memperkenalkan diri kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Kampus yang berbasis di Sukoharjo, Jawa Tengah ini menawarkan konsep pendidikan bertaraf internasional namun dengan biaya yang sangat terjangkau bagi masyarakat Indonesia Timur.
Kunjungan ini merupakan bagian dari ekspansi USH untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda di luar Pulau Jawa.
Rektor Universitas Sugeng Hartono, F. N Dethan, menjelaskan USH adalah satu-satunya kampus di Jawa Tengah yang menerapkan pembelajaran penuh dalam bahasa Inggris. Selain itu, seluruh mahasiswa wajib mendalami bahasa Mandarin selama tiga tahun.
"Kami ingin lulusan kami memiliki kompetensi di atas rata-rata. Dengan penguasaan bahasa internasional dan pengalaman kerja, daya saing mereka akan jauh lebih tinggi," ujar Jacob saat bertemu jajaran Pemerintah Provinsi NTT, Jumat (30/1).
Sistem pendidikan di USH juga mewajibkan mahasiswa tinggal di asrama kampus dengan fasilitas buku standar internasional guna mendukung lingkungan belajar yang terintegrasi.
Program Magang 1 Tahun dan Lulus Lebih Cepat
Salah satu nilai jual utama USH adalah skema shorter but richer study period. Mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam waktu 3 hingga 3,5 tahun melalui sistem tiga semester per tahun.
Keunggulan lainnya meliputi:
* Magang Wajib 1 Tahun: Mahasiswa dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia profesional.
* Kurikulum Relevan: Tersedia program studi strategis seperti Bisnis Digital, Teknologi Pangan, Hukum, Ilmu Kesehatan, dan Bahasa.
* Program Double Degree: Kerja sama skema 2+2 dan 3+2 dengan perguruan tinggi ternama di Taiwan.
Meskipun bertaraf internasional, USH mematok biaya kuliah yang kompetitif, yakni Rp6,9 juta per semester. Tersedia pula beasiswa potongan mulai dari 25 persen hingga 100 persen (beasiswa penuh sampai lulus) berdasarkan hasil Tes Potensi Akademik (TPA).
Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Kesejahteraan Rakyat, Adu Endezon Mandala, menyambut baik kehadiran USH. "Universitas ini bertaraf internasional, tetapi daya jangkau finansialnya sangat lokal. Ini peluang strategis untuk anak-anak NTT," kata Mandala.
Wakil Rektor Universitas Sugeng Hartono, Anthon Stevanus Tondo, menegaskan bahwa filosofi USH adalah memastikan lulusannya langsung terserap di dunia kerja.
“Kalau hanya membuat anak bisa kuliah lalu lulus tapi menganggur, itu bukan tujuan kami. Idealisme kami adalah meluluskan sarjana yang bisa langsung bekerja,” tegas Anthon.
Ekosistem Bahasa dan Pembentukan Karakter
Menurut Anthon, kemampuan bahasa bukan sekadar materi kelas, melainkan keterampilan yang harus dipraktikkan. Oleh karena itu, USH menciptakan lingkungan yang mewajibkan penggunaan bahasa Inggris di seluruh aktivitas akademik.
Selain kemampuan bahasa, sistem asrama di USH juga difokuskan pada pembentukan karakter, disiplin, dan etika kerja. Hal ini dianggap kunci agar lulusan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas di dunia profesional.
“Ini bukan sekadar kampus yang bagi-bagi beasiswa. Ini solusi agar anak-anak kita mendapatkan kuliah berkualitas tanpa harus takut menjadi sarjana yang menganggur,” pungkas Anthon. (PO/I-1)
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved