Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pemkab Tegal Berlakukan Tanggap Darurat di Guci Pascabanjir Bandang

Media Indonesia
25/1/2026 20:48
Pemkab Tegal Berlakukan Tanggap Darurat di Guci Pascabanjir Bandang
Petugas memasang garis polisi di tempat pemandian air panas pancuran 13 Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (25/2/2023). Tempat pemandian air panas pancuran 13 penuh ditutup sementara akibat penuh pasir dan sejumlah pipa rusak sehingga s(Antara)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tegal, Jawa Tengah, resmi menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari di kawasan wisata Guci menyusul bencana banjir bandang pada Sabtu (24/1). Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan dampak bencana, termasuk kerusakan fasilitas akibat banjir dan longsor Guci Tegal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M Afifudin, menjelaskan bahwa kebijakan tanggap darurat diberlakukan sebagai respons atas kerusakan sejumlah fasilitas umum di kawasan objek wisata Guci.

"Kami memastikan tidak ada korban jiwa dan tidak ada rumah yang terdampak, kecuali beberapa fasilitas objek wisata dan tiga jembatan yang hilang. Oleh karena itu, kami menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan untuk penanganan darurat," katanya.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah fasilitas wisata dilaporkan mengalami kerusakan dan tertutup material banjir serta longsoran, di antaranya Pancoran 13, Pancoran 5, dan Pemandian Air Panas. Selain itu, tiga jembatan dilaporkan hilang, yakni dua jembatan di kawasan wisata Guci serta satu jembatan penghubung Sirampog dan Bumijawa.

Meski hujan masih mengguyur wilayah tersebut, BPBD mencatat debit air Sungai Gung di kawasan wisata Guci saat ini masih dalam kondisi normal.

Afifudin menyampaikan bahwa tumpukan material berupa pasir dan batu menyebabkan objek wisata Pancuran 13, Pancuran 5, serta pemandian air panas ditutup total untuk sementara waktu demi keselamatan pengunjung.

Sebagai bagian dari penanganan pascabencana longsor Guci, Tegal, BPBD bersama Pemkab Tegal juga akan melakukan penataan ulang kawasan wisata agar lebih aman di masa mendatang.

"Kami mengupayakan melakukan desain kawasan itu lebih aman pascabencana. Jembatan akan dibangun lagi setelah puncak hujan selesai atau sekitar pertengahan Februari 2026," katanya.

Ia menambahkan, Bupati Tegal telah menginstruksikan Camat Bojong dan Bumijawa untuk mengarahkan masyarakat menggunakan jalur alternatif, mengingat sejumlah jembatan masih belum dapat difungsikan.

"Kemudian, 11 lokasi longsor yang terjadi di Sirampog dan Bumijawa hingga menuju wilayah Kabupaten Brebes sudah bisa dilalui kendaraan, karena sisa material yang menumpuk di jalan sekitar pukul 13.30 WIB sudah dibersihkan oleh BPBD, Polri, dan relawan," katanya. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya