Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mengantisipasi penyakit yang timbul akibat dari cuaca dingin yang melanda Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) mengingatkan warga menjaga kondisi tubuh dengan memastikan asupan cairan terpenuhi dan kesehatan tetap terjaga.
Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Dadan M. Kosasih kemarin menyatakan, menjaga daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan kebiasaan sederhana, seperti minum air putih dalam jumlah cukup serta beristirahat secara optimal. Ditambah dengan istirahat yang cukup, hal tersebut dapat membantu mencegah timbulnya gejala flu.
“Apalagi saat ini kasus flu di Kota Bandung tergolong tinggi, namun bukan semata-mata dipicu oleh cuaca dingin. Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia memang menghadapi penyakit flu sepanjang tahun. Kalau dibilang ada peningkatan, sebenarnya tidak. Hanya saja, kasus flu memang selalu ada,” jelasnya.
Dadan menambahkan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), termasuk flu, menjadi salah satu penyakit yang paling sering ditangani puskesmas. Oleh karena itu, selain menjaga asupan cairan dan istirahat, masyarakat juga dianjurkan untuk rutin berolahraga.
“Selain flu, Dinkes juga mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Kewaspadaan ini kerap disampaikan dalam berbagai kegiatan, termasuk saat pelaksanaan Siskamling Siaga Bencana,” imbuhnya.
Menurut Dadan, sepanjang tahun 2025 kasus DBD di Kota Bandung mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, berdasarkan catatan statistik beberapa tahun terakhir, penurunan kasus biasanya diikuti kembali oleh peningkatan.
TETAP WASPADA DBD
Karena itu, pihaknya terus mengingatkan warga agar tetap waspada. Kondisi cuaca yang kerap disertai hujan juga meningkatkan risiko munculnya tempat perindukan nyamuk. Dadan mengimbau warga untuk lebih peka terhadap kondisi kesehatan anggota keluarga, terutama ketika mengalami demam.
“Jika ada demam tinggi yang tidak kunjung turun meski sudah minum obat penurun panas, jangan menunggu terlalu lama. Segera periksakan ke puskesmas atau fasilitas Kesehatan. DBD masih tergolong penyakit yang berpotensi mengancam nyawa. Pemeriksaan ke puskesmas bahkan dianjurkan sejak hari pertama apabila suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat Celcius, terutama jika disertai sakit kepala dan nyeri otot,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dadan menyampaikan bahwa langkah pencegahan DBD yang paling mudah dan terjangkau adalah dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M, yakni menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk. Dalam DBD ada tiga unsur yang berperan, yaitu nyamuk, virus, dan manusia. Jika salah satunya tidak ada, maka penularan tidak akan terjadi.
“Di Kota Bandung pada Januari ini, kasus DBD sudah mulai ditemukan, meski angka pastinya masih dalam proses pendataan. Namun, hingga kini belum ada laporan kematian akibat penyakit tersebut. Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 tercatat sekitar 7.000 kasus DBD di Kota Bandung, sementara pada tahun 2025 jumlahnya menurun drastis menjadi sekitar 3.000 kasus,” paparnya. (E-2)
Laga Barcelona vs Real Oviedo ini menjadi pertemuan istimewa, mengingat terakhir kali kedua tim bertemu di kompetisi liga terjadi 25 tahun lalu.
Ada korelasi signifikan antara paparan suhu udara yang lebih rendah atau gelombang dingin dengan peningkatan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit akibat serangan jantung.
Kemampuan virus untuk menulari akan meningkat saat cuaca menjadi lebih dingin. Hal ini dipicu oleh dua faktor utama: perubahan biologis dan perilaku sosial.
BMKG menegaskan fenomena cuaca dingin di Indonesia bukan disebabkan Aphelion, melainkan Monsun Dingin Australia dan musim kemarau.
orang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan selama musim dingin, Â meningkatkan risiko penularan virus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved