Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKA-TEKI mengenai kondisi Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, pendaki asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet, akhirnya menemui titik terang. Berdasarkan hasil visum luar di RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga, siswa SMA Negeri 5 Magelang tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 15 hari sebelum jenazahnya ditemukan.
Jenazah Syafiq ditemukan tim SAR gabungan di jalur punggungan Gunung Malang, dekat area Batu Watu Langgar, yang merupakan wilayah sekitar Pos 9 jalur pendakian Gunung Slamet.
Proses evakuasi Syafiq berlangsung dramatis dan penuh tantangan. Tim gabungan terpaksa mengubah rencana jalur evakuasi demi efisiensi waktu dan keselamatan personel.
Awalnya, jenazah akan dibawa melalui jalur Dipajaya, Pemalang, namun akhirnya digeser ke arah jalur Purbalingga.
Rescuer Kantor SAR Semarang Unit Siaga Semarang, Handika Hengki, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena kondisi medan yang ekstrem.
"Dengan berbagai pertimbangan, tim evakuasi akhirnya menggeser evakuasi jenazah pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan melalui jalur Purbalingga, apalagi kondisi cukup medan yang cukup berat, terjal dan disertai hujan serta kabut tebal," ujar Handika.
Rombongan tim evakuasi baru berhasil mencapai Pos 1 jalur pendakian Purbalingga pada Kamis (15/1) sekitar pukul 14.20 WIB, saat ratusan warga, relawan, dan keluarga korban telah menunggu sejak pagi dalam suasana penuh haru.
Setibanya di RSUD Goeteng Taroenadibrata, tim medis segera melakukan pemeriksaan fisik. Dokter Forensik, dr. Gunawan, mengungkapkan bahwa kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut.
“Hari ini pemeriksaan yang kami lakukan adalah visum luar yakni dari kepala hingga ujung kaki, identifikasi awal, korban berjenis kelamin laki-laki,” kata Gunawan.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan belatung dengan ukuran mencapai 1,5 sentimeter menjadi indikator bahwa korban sudah meninggal dunia sekitar dua minggu sebelum pemeriksaan.
Meski mengalami pembusukan di area kepala hingga perut, dokter tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
Namun, tim medis menemukan adanya cedera fisik pada bagian kaki korban.
"Secara visual terlihat adanya deformitas atau perubahan bentuk bila dibandingkan dengan kaki kanan dan saat diraba memang terdapat tanda patah tulang,” tambahnya.
Luka tersebut berukuran sekitar 6 x 5 sentimeter pada paha kiri.
Walaupun ditemukan patah tulang, dr. Gunawan menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat memastikan apakah hal tersebut menjadi penyebab langsung kematian korban karena hanya dilakukan pemeriksaan luar.
Setelah proses visum selesai, jenazah Syafiq segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang.
Hingga Kamis (15/1) malam, suasana duka masih menyelimuti kediaman korban, di mana para pelayat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. (Z-1)
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi permintaan bantuan evakuasi dari salah seorang pamandu lokal, Nengah Darwis pada Minggu (25/1) pukul 10.40 Wita.
Simak kronologi lengkap penemuan Syafiq di Gunung Slamet setelah 17 hari hilang. Pelajari tips keselamatan pendakian agar terhindar dari bahaya.
JELANG malam pergantian tahun baru, ribuan pendaki mulai melakukan pendakian ke sejumlah gunung di Jawa Tengah, pada Senin (29/12).
Proses syuting dilakukan langsung di Gunung Welirang, dengan sejumlah adegan menampilkan bagaimana hijau dan indahnya pandangan di Gunung Welirang
Korban dibawa menuju Puskesmas Rendang dengan menggunakan ambulance Puskesmas Rendang
Seseorang yang mengalami hipotermia berat mungkin tidak sadarkan diri dan mungkin tampak tidak memiliki denyut nadi atau bernapas.
Simak kronologi lengkap penemuan Syafiq di Gunung Slamet setelah 17 hari hilang. Pelajari tips keselamatan pendakian agar terhindar dari bahaya.
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hilangnya pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet sempat menyita perhatian publik dan menjadi pengingat tentang risiko pendakian di medan ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved