Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Kawasan Nagoya, Kota Batam, kembali dilanda banjir pada Rabu (7/1) siang. Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan, sehingga menghambat aktivitas warga dan pengendara.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia di lapangan, genangan air menutupi badan jalan di beberapa titik. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas tersendat karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk menghindari mesin mati.
Nurcholish, 44, seorang pengendara sepeda motor mengaku harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan yang tergenang.
“Airnya cukup tinggi, jadi kami terpaksa jalan pelan-pelan. Takut mesin mati kalau nekat,” ujarnya, Rabu (7/1).
Diduga, banjir terjadi akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan. Saluran drainase terlihat penuh sehingga air meluap ke jalan dan area sekitar.
Warga setempat menyebut banjir di kawasan tersebut kerap terjadi setiap kali hujan dengan intensitas tinggi. Seorang pengemudi ojek online mengatakan banjir berdampak langsung pada penghasilannya. “Kalau hujan lebat dan banjir, orderan jadi sepi. Selain macet, kami juga khawatir motor rusak,” kata Arif, 23, salah seorang warga Nagoya.
Warga berharap Pemerintah Kota Batam segera melakukan perbaikan dan normalisasi drainase agar banjir tidak terus berulang.
“Harapannya drainase dibersihkan dan dikeruk supaya air bisa cepat mengalir,” ungkap warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di beberapa titik di kawasan Nagoya sambil menunggu hujan reda dan air berangsur surut. (H-1)
Banjir terpantau terjadi di Jalan Saptamarga, BKR Dadaha, SL Tobing, Unsil, Cikalang, dan M Hatta
Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Rabu (1/4) pagi membuat ruas jalan di daerah itu tergenang air sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved