Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Dari Kampus ke Lokasi Bencana, Kiprah Tim PNP di Agam dan Pariaman

Yose Hendra
27/12/2025 16:33
Dari Kampus ke Lokasi Bencana, Kiprah Tim PNP di Agam dan Pariaman
Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat.(Dok.Politeknik Negeri Padang)

POLITEKNIK Negeri Padang (PNP) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah terdampak bencana alam di Sumatra Barat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin, 20–22 Desember 2025, sebagai wujud kepedulian dan kontribusi aktif perguruan tinggi dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

Kegiatan diawali pada Sabtu (20/12) dengan keberangkatan tim pengabdian PNP dari Kota Padang menuju lokasi bencana. Tim membawa berbagai logistik bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Perjalanan menuju daerah terdampak tidak mudah, mengingat kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih. 

Tim harus melewati sejumlah titik rawan longsor, terutama di kawasan Kelok 44, Kabupaten Agam, yang dikenal rentan akibat curah hujan tinggi dan pergerakan tanah.

Meski menghadapi medan yang berat, semangat tim pengabdian tetap tinggi. Mereka melanjutkan perjalanan menuju Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, yang menjadi lokasi utama penyaluran bantuan. Setibanya di lokasi, tim segera menyalurkan logistik berupa beras, kebutuhan pokok, dan sembako lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat pascabencana.

Selain di Nagari Matua Mudiak, sebagian bantuan logistik juga disalurkan ke Nagari Tigo Balai yang berada tidak jauh dari lokasi utama kegiatan. Penyaluran bantuan di nagari ini difokuskan pada penyediaan beras dan sembako sebagai upaya pemerataan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak di wilayah sekitar.

Pada hari terakhir kegiatan, Senin (22/12), tim pengabdian melanjutkan misi kemanusiaan dengan menyalurkan paket sembako, khususnya beras, ke Nagari Pasie Laweh, Kabupaten Padang Pariaman. Wilayah ini juga termasuk daerah terdampak bencana dan membutuhkan dukungan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Setelah seluruh rangkaian penyaluran bantuan selesai, tim pengabdian PNP kembali ke Kota Padang. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang solid antara tim pengabdian, mahasiswa, pemerintah nagari, serta masyarakat setempat.

Kegiatan tanggap darurat bencana ini dipimpin oleh Yuhefizar dengan anggota tim Yori Adi Atma, Raemon Syaljumairi, Harfebi Fryonanda, dan Sumema. Sejumlah mahasiswa dari Jurusan Teknologi Informasi turut dilibatkan dalam kegiatan ini. Program pengabdian masyarakat tersebut didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Padang menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat. PNP tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam upaya kemanusiaan dan pemulihan pascabencana di Sumatra Barat. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya