Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Wamenpar Ni Luh Ajak Masyarakat Lakukan Gerakan Clean The City usai Malam Tahun Baru

Kristiadi
26/12/2025 10:25
Wamenpar Ni Luh Ajak Masyarakat Lakukan Gerakan Clean The City usai Malam Tahun Baru
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa(MI/Kristiadi)

WAKIL Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, mengajak masyarakat untuk mengawali tahun 2026 dengan melakukan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan Clean The City serentak di berbagai kota. Aksi gerakan tersebut bertujuan membangun kebiasaan baik demi lingkungan yang bersih hingga berkelanjutan.

"Pergantian tahun bukan hanya momentum perayaan, melainkan saat yang tepat membangun kebiasaan baik demi lingkungan bersih dan berkelanjutan. Karena, tanggal 1 Januari bukan hanya tentang perayaan tahun baru, tetapi juga untuk memulai kebiasaan baik, aalah satunya adalah menjaga kebersihan lingkungan kita bersama,” kata Ni Luh Puspa, dalam keterangan video, Kamis, (25/12).

Ni Luh mengatakan, pihaknya mengajak masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam membersihkan sampah sisa perayaan pada malam tahun baru yang kerap menumpuk di ruang-ruang publik. Karena, gerakan ini mencerminkan nilai gotong royong sekaligus mendukung terciptanya ruang publik dan destinasi wisata lebih bersih, aman dan nyaman.

“Saya mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi terutama dalam aksi bersih-bersih yang diselenggarakan oleh komunitas Clean The City, dilaksanakan serentak di 200 kota dan melibatkan 25.000 relawan dari berbagai daerah. Mari kita bersihkan sampah sisa perayaan tahun baru, rawat ruang publik, dan memperkuat semangat gotong royong sebagai karakter bangsa Indonesia, awali tahun baru dengan langkah sederhana namun bermakna melalui aksi nyata mulai dari lingkungan sekitar kita," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Nasional Clean The City, Usama Ahmad Rizal, menegaskan gerakan Clean The City sejalan dengan program Kementerian Pariwisata RI, yakni wisata bersih, yang mana menekankan pentingnya kebersihan sebagai fondasi utama pariwisata berkelanjutan. Namun, aksi bersih-bersih serentak pada 1 Januari merupakan momentum strategis untuk menguatkan pesan bahwa perayaan dan pariwisata harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

“Gerakan Clean The City sejalan dengan program Kementerian Pariwisata, yaitu wisata bersih. Kebersihan adalah prasyarat utama destinasi wisata yang berkualitas dan berdaya saing. Kami ingin memastikan euforia tahun baru tidak meninggalkan masalah lingkungan, justru, melalui aksi ini perayaan menjadi lebih bertanggung jawab dan berdampak positif," katanya.

Rizal mengatakan, gerakan Clean The City akan menjadi ruang kolaborasi antara komunitas, relawan, pemerintah dan sektor pariwisata. Karena, gerakan bersih-bersih telah konsisten dilakukan sejak tahun 2014 dalam melaksanakan setiap menyambut pergantian tahun dan merupakan bentuk komitmen nyata masyarakat sipil dalam membangun budaya peduli lingkungan.

"Ini bukan hanya gerakan komunitas, melainkan gerakan kolaboratif ketika masyarakat, pemerintah dan pelaku pariwisata bergerak bersama, maka budaya wisata bersih bisa benar-benar terwujud. Kami berharap aksi Clean The City dapat menjadi agenda rutin setiap 1 Januari dan sekaligus pengingat kota yang bersih adalah wajah pariwisata Indonesia di mata dunia,” paparnya.

Menurutnya, di Kota Tasikmalaya aksi Clean The City akan diikuti sekitar 1.000 relawan dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum yang melakukan kegiatan pembersihan area publik dari Taman Kota hingga Jalan HZ Mustofa. Karena, aksi bersih-bersih ini untuk menjaga kebersihan lingkungan agar pariwisata Indonesia lebih terlihat di mata dunia.

“Sejak 2014, Clean The City tidak pernah absen mengajak masyarakat menyambut tahun baru dengan aksi bersih-bersih dan aksi ini bukan sekadar kegiatan simbolik, tapi upaya membangun kesadaran kolektif bahwa merayakan tahun baru juga harus diiringi dengan tanggung jawab terhadap lingkungan,” pungkasnya. (AD/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya