Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Dinas PUPR Kota Padang Lakukan Penambalan Jalan Rusak Pascabanjir

Yose Hendra
22/12/2025 16:36
Dinas PUPR Kota Padang Lakukan Penambalan Jalan Rusak Pascabanjir
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang melakukan penambalan (patching) jalan. Penambalan dilakukan di sejumlah titik.(Dok. Kominfo Padang)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang bergerak cepat melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akibat banjir besar pada akhir November lalu. 

Langkah ini diwujudkan melalui aksi penambalan atau patching di sejumlah titik jalan protokol dan ruas jalan kota guna meminimalkan risiko kecelakaan bagi para pengendara yang melintas.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyatakan bahwa kondisi jalan yang berlubang pascabanjir menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena dapat membahayakan keselamatan publik. 

"Kami saat ini sedang melakukan patching atau penambalan pada ruas jalan yang berlubang agar akses transportasi kembali aman bagi warga," ujar Tri saat memberikan keterangan di Padang, Senin (22/12).

Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan penambalan jalan ini telah menyasar beberapa lokasi strategis dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah titik yang menjadi prioritas pengerjaan di antaranya adalah Jalan Seberang Padang di kawasan makam Turki, Jalan Khatib Sulaiman, Jalan Raden Saleh, kawasan Simpang Haru, hingga Jalan Bagindo Aziz Chan. 

Selain itu, petugas juga telah melakukan perbaikan di Jalan Hasanuddin, Jalan Proklamasi, dan Jalan Dr. Wahidin.

Tri Hadiyanto menegaskan bahwa aksi penambalan ini tidak hanya berhenti di lokasi-lokasi tersebut, namun akan terus diperluas ke berbagai titik lainnya yang teridentifikasi mengalami kerusakan. 

Pihaknya berkomitmen untuk melakukan percepatan perbaikan hingga penghujung tahun ini sebagai bagian dari optimalisasi pelayanan infrastruktur menjelang pergantian tahun.

Pemerintah Kota Padang merencanakan program penambalan jalan ini akan berlanjut hingga tahun 2026 mendatang. Dengan upaya perbaikan yang berkelanjutan ini, diharapkan seluruh ruas jalan di Kota Padang tidak lagi memiliki lubang yang membahayakan. 

Sinergi antara pemeliharaan rutin dan respons cepat pascabencana menjadi kunci agar mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat di ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini tetap berjalan lancar. (YH/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik