Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) terus memperluas kolaborasi untuk menghidupkan wisata heritage jalur Museum Kereta Api Ambarawa–Stasiun Tuntang, Jawa Tengah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dalam Festival Siripada yang digelar di kawasan Stasiun Tuntang, Minggu (21/12).
Pada kegiatan ini, KAI Wisata bekerja sama dengan Resto & Art Stasiun Tuntang serta Pokjaluh Agama Buddha Kabupaten Semarang. Festival Siripada menjadi bagian dari pengembangan pariwisata untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati perjalanan kereta api wisata heritage dari Stasiun Ambarawa menuju Stasiun Tuntang.
Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, mengatakan kereta api wisata heritage bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan identitas bangsa. “Kereta api wisata heritage bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga bagian dari sejarah dan identitas bangsa,” ujar Hendy.
Festival Siripada juga merupakan bentuk pemberdayaan potensi kawasan sekitar Stasiun Tuntang yang dikenal memiliki Sungai Tuntang, aliran air dari Rawa Pening. Pemanfaatan potensi wisata air tersebut menjadi latar belakang terselenggaranya festival yang diikuti sekitar 400 umat Buddha dari Boyolali dan Kabupaten Semarang, serta para simpatisan.
Acara dipimpin oleh Romo Pujiyanto, tokoh budaya dan agama Buddha di Kabupaten Semarang. Kegiatan ini disebut sebagai terobosan wisata berbasis ekoteologi yang memadukan pelestarian alam dengan nilai budaya dan sejarah di sepanjang jalur kereta api wisata heritage.
Upaya tersebut sejalan dengan konsep pengembangan wisata berbasis heritage yang tidak hanya berorientasi pada pengalaman perjalanan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan aset bersejarah perkeretaapian Indonesia.
VP Corporate Secretary KAI Wisata, Otnial Eko Pamiarso, menambahkan bahwa KAI Wisata terus mengembangkan destinasi dan layanan wisata berbasis sejarah dan budaya.
“Selain mendukung perjalanan kereta api wisata heritage, KAI Wisata juga terus mengembangkan destinasi dan layanan wisata berbasis sejarah dan budaya untuk memperkuat posisinya sebagai penggerak railway tourism di Indonesia,” katanya.
KAI Wisata berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh pengelolaan wisata heritage yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, sehingga aset sejarah perkeretaapian dapat terus dijaga dan dinikmati generasi mendatang.
“KAI Wisata berkomitmen memastikan jalur kereta api wisata tetap terjaga kelestariannya, aman secara operasional, dan ramah bagi lingkungan sekitar,” tutup Hendy Helmy.(E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved