Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Polres Garut Terapkan Skema One Way di Tiga Jalur Utama

Kristiadi
21/12/2025 18:09
Polres Garut Terapkan Skema One Way di Tiga Jalur Utama
.(MI/Kristiadi)

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berbarengan dengan libur sekolah, arus lalu lintas di Kabupaten Garut mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Guna mengantisipasi kemacetan parah, Polres Garut menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di tiga jalur utama penghubung antarwilayah.

Kasat Lantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa penerapan one way dilakukan secara situasional dan terukur berdasarkan kepadatan volume kendaraan di lapangan.

Hingga Minggu (21/12), petugas telah melakukan tiga kali skema one way untuk mengurai kepadatan di Jalur Limbangan (Pukul 07.45 – 08.05 WIB): Penarikan arus dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dengan titik pending di Polsek Limbangan selama 20 menit.

Jalur Tarogong (Pukul 13.25 – 13.55 WIB): Penarikan arus dari arah Bandung menuju Garut Kota dengan titik pending di Simpang Empat Jalan KH Anwar Musadad selama 30 menit.

Jalur Leles (Pukul 14.20 – 14.55 WIB): Penarikan arus balik dari arah Garut menuju Bandung dengan titik pending di Tutugan Bawah selama 35 menit.

"Rekayasa ini bertujuan agar arus tetap mengalir dan tertib. Kami sangat mengapresiasi kepatuhan para pengguna jalan yang mengikuti arahan petugas di lapangan," ujar Iptu Aang.

Pihak kepolisian turut mengingatkan para pelancong dan pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara. Mengingat cuaca ekstrem, pengendara motor diminta selalu membawa jas hujan serta perlengkapan surat kendaraan (SIM/STNK) dan helm berstandar SNI.

Sementara itu, kesiapan menyambut wisatawan juga dilakukan oleh daerah tetangga. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Dadan Sugistha, menyatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus di kawasan pantai.

"Fokus pengaturan kami adalah meminimalisir kepadatan di jalan sisi pantai, terutama untuk kendaraan besar seperti bus. Seluruh destinasi mulai dari Pantai Pangandaran, Green Canyon, hingga Batukaras sudah siap menyambut kunjungan wisatawan untuk mendongkrak PAD," pungkas Dadan. (AD/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik