Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemkab Lamongan Siagakan Pasukan Gabungan Antisipasi Terorisme hingga Bencana

M Ahmad Yakub
20/12/2025 23:22
Pemkab Lamongan Siagakan Pasukan Gabungan Antisipasi Terorisme hingga Bencana
.(MI/Yakub)

Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama TNI dan Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat "Lilin Semeru 2025" di Alun-alun Lamongan, Jumat (19/12). Operasi skala besar ini disiapkan untuk menjamin kondusivitas wilayah selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Ratusan personel gabungan yang disiagakan diminta memperketat kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan, mulai dari kemacetan lalu lintas, aksi kriminalitas, hingga ancaman terorisme yang menyasar pusat keramaian.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menjelaskan bahwa Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

"Tujuan utamanya adalah menjamin keamanan masyarakat dari segala potensi gangguan, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan Nataru. Kami ingin memastikan warga Lamongan dapat merayakan momentum ini dengan damai dan sejahtera," ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, Sabtu (20/12).

Dalam apel tersebut, Bupati membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan lima pilar keberhasilan operasi:

Pemberlakuan pembatasan angkutan barang serta rekayasa lalu lintas yang adaptif di jalur arteri dan kawasan wisata.

Melakukan sterilisasi lokasi ibadah Natal dengan melibatkan ormas keagamaan sebagai wujud toleransi dan keamanan berlapis.

Kesiapsiagaan penuh di jalur rawan banjir dan longsor, mengingat perayaan berlangsung di tengah puncak musim penghujan.

Penjagaan ketat di titik kumpul massa, terutama saat malam pergantian tahun untuk mencegah kericuhan.

Pemantauan intensif terhadap ketersediaan bahan pangan pokok serta stok BBM di seluruh wilayah.

Pak Yes menegaskan bahwa kesuksesan pengamanan ini sangat bergantung pada sinergi antarinstansi. Sebelumnya, Pemkab Lamongan telah melakukan koordinasi lintas sektoral untuk memetakan titik-titik rawan di wilayah tersebut.

"Keberhasilan operasi ini adalah tanggung jawab bersama. Kami siap mengamankan Lamongan agar perayaan Nataru kali ini berlangsung tanpa adanya interupsi atau gangguan dari pihak mana pun," pungkasnya.

Dengan pengawalan ketat ini, mobilitas masyarakat di Kabupaten Lamongan diharapkan tetap lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Natal. (YK/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik