Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi memperkenalkan Seleksi Siswa Unggul (SSU) ITB sebagai jalur mandiri terbaru mulai tahun akademik 2026. Kehadiran SSU ITB ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan beragam, sekaligus menjaring talenta terbaik berdasarkan potensi siswa yang lebih komprehensif.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Irwan Meilano, menjelaskan bahwa SSU ITB adalah pengembangan dari Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) yang selama ini berlaku.
"Melalui jalur ini, ITB tidak hanya menilai hasil ujian sesaat, tetapi juga memperhatikan rekam jejak prestasi, konsistensi capaian selama masa sekolah, serta talenta unggul yang dimiliki calon mahasiswa," ujar Irwan, Kamis (18/12).
Guna memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa, SSU ITB dibagi menjadi dua skema seleksi.
Pertama SSU Jalur Tes. Peserta mengikuti ITB Academic Qualification (AQ) Test secara daring (Matematika dan Fisika). Khusus peminat FSRD dan Arsitektur, terdapat tambahan ujian menggambar daring, sementara peminat SBM hanya mengikuti ujian Matematika.
Lalu SSU Jalur Non-Tes. Seleksi tanpa ujian tulis bagi siswa berprestasi. Penilaian didasarkan pada nilai rapor atau skor UTBK, serta prestasi non-akademik seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), prestasi olahraga, seni, hingga keagamaan.
ITB menegaskan komitmennya terhadap pemerataan pendidikan dengan membuka skema Afirmasi Daerah 3T dan Beasiswa Unggul dalam SSU ITB. Jalur ini juga terbuka bagi siswa dari berbagai latar belakang, termasuk lulusan SMA/MA/SMK, sekolah luar negeri, hingga siswa gap year.
"Pada tahun 2026, ITB merencanakan kuota penerimaan sekitar 30 hingga 40 persen melalui jalur SSU ini," tambah Irwan. (AN/P-5)
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
TANTANGAN pendidikan di era disrupsi teknologi disoroti. Generasi sekarang dinilai mandiri secara digital tetapi rentan di bidang sosial dan emosional.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved