Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kematian Anak Gajah Laila di Bengkalis Positif Terjangkit Virus EEHV

Rudi Kurniawansyah
15/12/2025 15:03
Kematian Anak Gajah Laila di Bengkalis Positif Terjangkit Virus EEHV
.(.)

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kematian anak Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) bernama Laila di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Sebanga, Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu (22/11) lalu.

Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel jaringan dan organ yang dilakukan oleh Laboratorium Medica Satwa Laboratoris di Bogor menunjukkan bahwa kematian anak gajah betina berusia 1 tahun 6 bulan tersebut positif terinfeksi Virus Elephant Endotheliotropic Herpes Viruses (EEHV) yang menyerang organ hati (Hepar).

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, menjelaskan bahwa EEHV adalah jenis virus herpes yang khusus menyerang gajah, terutama anak gajah.

"Penyakit ini dikenal mematikan karena perkembangannya sangat cepat dan sulit ditangani. Virus EEHV ini hanya menular antar gajah," ungkap Supartono, Senin (15/12).

Laila adalah anak gajah yang dilahirkan pada 6 April 2024 dari Induk bernama Puja dan Jantan bernama Sarma.

Kronologis kematian Laila dimulai sejak Kamis (20/11), ketika ia terlihat kurang aktif meski nafsu makan dan minum masih baik. Tim medis yang terdiri dari dokter hewan dan mahout langsung memberikan penanganan intensif, termasuk pemberian infus dan obat, serta pemantauan setiap dua jam.

Meskipun sempat terpantau masih berdiri, menyusu, dan aktif bergerak hingga tengah malam Jumat (21/11), kondisi Laila terus memburuk. Laila dinyatakan mati pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 05.30 WIB dalam kondisi terbaring.

Kabar duka ini menambah daftar kematian gajah akibat EEHV di Riau. Sebelumnya, pada 10 September 2025, anak gajah Tari atau Kalista Lestari (2 tahun 10 bulan) juga mendadak mati di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang diduga kuat akibat terjangkit virus herpes jenis EEHV. (RK/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik