Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Distribusi Air Bersih untuk Masyarakat Pascabencana Banjir dan Longsor di Sumbar Dioptimalkan

Rudi Kurniawansyah
14/12/2025 22:00
Distribusi Air Bersih untuk Masyarakat Pascabencana Banjir dan Longsor di Sumbar Dioptimalkan
(MI/Rudi Kurniawansyah)

Pendistribusian air bersih untuk masyarakat terdampak pascabencana banjir dan longsor di Sumatra Barat (Sumbar) terus dioptimalkan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, BPBD,TNI, Polri,  Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum sejauh ini secara intensif melakukan pendistribusian air bersih kepada warga.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan prioritas distribusi air bersih ini diberikan ke wilayah-wilayah dengan akses air terganggu dan posko pengungsian. 

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih yang diiringi dengan pemulihan infrastruktur air di Kabupaten Padang Pariaman," ujar Abdul Muhari, Minggu (14/12).

Dijelaskannya, pendistribusian air bersih dilaksanakan melalui mobil tangki, drop point di posko-posko pengungsian. Pembagian air bersih untuk keluarga terdampak akan terus di distribusikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan selama masa darurat bencana.

"Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman yang didampingi oleh Pemerintah Pusat melaui Pos Pendamping Nsional Provinsi Sumatra Barat serta semua instansi terkait berkomitmen memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Distribusi air bersih ini adalah prioritas sementara hingga infrastruktur air pulih kembali dan akan terus dimonitor ketersediaan air bersih serta memastikan suplai untuk kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi dasar masyarakat terpenuhi," jelasnya.

Ia mengungkapkan, Pemkab Padang Pariaman mengerahkan 1 armada yang dioperasionalkan oleh Perumda Tirta Anai dengan kapasitas tonase 4000 liter dan 2 unit dengan kapasitas 4000 liter dari Dinas Pekerjaan Umum.

"Mobil tangki milik Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tersebut juga mendapat dukungan armada tambahan bantuan dari Polda Riau sebanyak 6 unit dengan kapasitas 4000-8000 liter yang dikoordinasi oleh Polres Padang Pariaman untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di Padang Pariaman," ungkapnya.

Ia melanjutkan, semua armada yang akan melakukan distribusi air bersih di wilayah Padang Pariaman ini melakukan pengisian air di depo pengisian Sungai Durian Tungka di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, dan depo pengisian Sungai Buluah di Kecamatan Lubuk Alung.

Menurutnya, sebanyak 2 depo pengisian milik Perumda Tirta Anai ini mampu memenuhi  kebutuhan yang diperlukan oleh semua armada yang beroperasi di Kabupaten Padang Pariaman.

"Dan selama masa darurat bencana banjir dan longsor  ini, 2 depo tersebut beroperasi 24 jam," pungkasnya.(H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya