Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka meningkatkan kesiapsiagaan seiring prakiraan cuaca dari BMKG yang menunjukkan peningkatan intensitas hujan. Puncak hujan lebat diperkirakan terjadi pada awal tahun 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, menjelaskan bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, intensitas hujan mulai mengalami kenaikan signifikan pada Desember 2025. Puncak curah hujan akan terjadi pada Februari 2026.
“Pada Januari [2026] diprakirakan wilayah Majalengka akan mengalami hujan lebat dengan intensitas yang tinggi. Sedangkan di Februari [2026] sangat tinggi hingga bisa menyebabkan banjir atau longsor,” tutur Agus, Jumat (12/12). “Di bulan-bulan tersebut statusnya sudah siaga,” tegasnya.
Secara demografi, Kabupaten Majalengka memiliki potensi bencana longsor di sejumlah kecamatan seperti Lemahsugih, Bantarujeg, Malausma, Cikijing, Cingambul, Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang. Sementara potensi banjir berada di wilayah Ligung, Jatitujuh, Kertajati, dan Kadipaten.
Dalam rangka antisipasi, BPBD Majalengka telah menyiapkan sarana dan prasarana EWS terpasang di Bendung Rentang bekerja sama dengan BBWS. Ketika EWS Bendung Rentang berbunyi, BPBD akan langsung menerima pemberitahuan.
Majalengka juga memiliki EWS untuk mendeteksi gempa bumi yang terpasang di kantor BPBD, yang telah terbukti berfungsi saat gempa di Malausma.
Total 62 personel disiagakan, dengan 15 personel bersiaga 24 jam setiap harinya. BPBD juga telah menyiapkan perahu karet dan peralatan lainnya, serta berkoordinasi dengan DPUTR untuk pengerahan alat berat jika terjadi longsor. (UL/P-5)
Aksi kolaboratif ini menjadi simbol kuat bahwa stabilitas dan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang memerlukan kerja sama erat dari seluruh unsur keamanan.
Selain penguatan sumber daya manusia, Polri juga mengerahkan alat-alat berat untuk mempercepat pembersihan sisa material bencana
Acara berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian doa, puji-pujian, serta penampilan seni dari anak-anak pengungsian.
Polri telah disiagakan untuk memberikan pengobatan langsung, mulai dari pemberian obat batuk, pilek, hingga vitamin penurun demam.
JKM adalah hak mutlak setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kehadiran kapal ini menjadi solusi taktis di tengah upaya pemerintah daerah memperbaiki jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved