Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Menekan Risiko Kematian Ibu dan Menurunkan Angka Stunting Perlu Keterlibatan Banyak Pihak

Suparji Rasban
10/12/2025 20:32
Menekan Risiko Kematian Ibu dan Menurunkan Angka Stunting Perlu Keterlibatan Banyak Pihak
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma (tengah) di RSU Mutiara Bunda, Tanjung, Kabupaten Brebes.(MI/Supardji Rasban)

UPAYA menekan risiko kematian ibu dan menurunkan angka stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk fasilitas kesehatan swasta. Paket nutrisi menjadi salah satu intervensi awal untuk memperbaiki kondisi kesehatan ibu hamil berisiko.

Hal itu disampaikan Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, usai menghadiri pembagian bantuan paket nutrisi di halaman Rumah sakit Umum (RSU) Mutiara Bunda tanjung, Kabupaten Brebes, Rabu (10/12/2025).

Bantuan paket nutrisi diberikan kepada 500 ibu hamil berisiko tinggi dari 14 puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Brebes Barat. Paket nutrisi yang dibangikan berisi beras, telur, susu, biskuit, dan vitamin.

Bantuan itu merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial atau Corporate  Social Responsibility (CSR) RSU) Mutiara Bunda, Tanjung.

"Bantuan paket nutrisi ini sepenuhnya berasal dari program CSR RSU Mutiara Bunda. Kami mengapresiasi kontribusi rumah sakit yang ikut mendukung program kesehatan ibu di Brebes," ujar Paramitha.

Menurut Paramitha, untuk bisa meminimalkan angka kematian ibu hamil dan menurunkan angka stunting, merupakan tanggung jawab bersama baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes maupun pihak rumah sakit swasta.

"Termasuk fasilitas kesehatan yang ada di rumah-rumah sakit swasta," jelas Paramitha.

Direktur RSU Mutiara Bunda, Muhammad Melvin Nur, menyampaikan dukungan nutrisi tidak bisa dilepaskan dari pemeriksaan kesehatan berkala seperti pengecekan tekanan darah, pemantauan keluhan, dan evaluasi kondisi ibu setelah pemeriksaan.

"Peningkatan frekuensi kontrol ke fasilitas kesehatan perlu terus didorong agar potensi komplikasi dapat terdeteksi lebih dini," ujar Melvin.

Menurut Melvin pihaknya ingin memastikan setiap ibu hamil berisiko tinggi mendapatkan pendampingan yang tepat. "Nutrisi yang baik dan pemeriksaan rutin adalah kunci mencegah komplikasi sejak awal," tegas Melvin. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya