Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pascabanjir Tapsel, Warga Desa Pengkolan Kebingungan

Januari Hutabarat
10/12/2025 14:42
Pascabanjir Tapsel, Warga Desa Pengkolan Kebingungan
Salah seorang warga Desa Pengkolan Kecamatan Sipirok mengecek rumah tinggal miliknya yang masih utuh.(MI/Januari Hutabarat)

Warga Desa Pengkolan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, masih dilingkupi kebingungan dan ketidakpastian pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah mereka. Puluhan rumah rusak berat dan tertimbun material longsor, membuat warga kini harus memilih antara membersihkan puing atau meninggalkan tempat tinggal yang sudah tidak aman.

Kerusakan terparah menimpa rumah-rumah yang berada di lereng bukit dan bantaran aliran air. Bagi warga yang tidak memiliki tabungan atau lahan lain, bencana ini bukan hanya menghancurkan tempat tinggal, tetapi juga memutus harapan akan kepastian hidup.

Seorang warga mengungkapkan keputusasaan mereka karena keterbatasan finansial. "Rumah kami luluh lantak tertimbun longsor. Kalaupun nanti tanahnya bisa dibersihkan, kami tidak punya uang untuk membangun rumah lagi,” ujarnya, Rabu (10/12).

Pantauan Media Indonesia di lokasi, sejumlah warga terlihat berusaha menyelamatkan sisa-sisa material rumah kayu mereka. Namun, struktur bangunan dinilai sudah melemah akibat terjangan banjir dan benturan material longsor, sehingga tidak layak dihuni.

Warga Desa Pengkolan saat ini sangat berharap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah segera memberikan intervensi berupa kepastian bantuan hunian dan program pemulihan pascabencana. Tanpa intervensi cepat, mereka khawatir akan terus terjebak dalam ketidakpastian, tinggal di antara puing-puing dan ancaman longsor susulan. (JH/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik