Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Tedy Rusmawan memberikan nama Opti untuk anak Tapir yang lahir pada November 2025 di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Menurut Tedy, nama Opti diambil dari kata Optimistis.
"Harapannya adalah kita tetap optimistis bisa berjuang bersama-sama menjaga tempat ini sebaik mungkin di sela kondisi bangsa kita yang sedang didera banyak musibah, seperti di Sumatra. Apalagi yang dimiliki Bandung Zoo ini adalah tapir langka endemik Sumatra," katanya.
Anak tapir jantan tersebut merupakan kelahiran ke-11 di Bandung Zoo. Tedy Rusmawan yang merupakan mantan Ketua DPRD Kota Bandung bersedia menjadi bapak asuh dan memberikan nama pada tapir jantan tersebut. "Ini perlu diapresiasi karena Bandung Zoo itu sudah sukses dalam pemeliharaan satwa langka jenis tapir," ungkapnya.
Tedy sempat berbincang dengan tim dokter, kurator dan staf Bandung Zoo lainnya sambil melihat anak tapir di lokasi. Perkembangan tapir di Bandung Zoo memang menjadi yang terbaik di Indonesia. "Harusnya ini didukung penuh oleh pemerintah daerah, kota, provinsi, hingga pusat," tuturnya.
Tedy juga menjelaskan keinginannya untuk mendorong pemerintah kota, provinsi dan kementerian kehutanan segera membuka operasional Bandung Zoo. Menurutnya, fasilitas publik seperti Bandung Zoo ini harus diperhatikan karena menjadi kebutuhan penelitian dan observasi dari tingkat sekolah paling rendah hingga perguruan tinggi. Ia pun ikut berdonasi untuk satwa di Bandung Zoo sambil menceritakan nostalgianya bersama keluarga di tempat tersebut. Dalam banyak kesempatan, ia bersama keluarga kerap mengunjungi Bandung Zoo.
"Tempat ini nyaman dan sekarang penataannya sudah sangat baik dan rapi."(M-2)
Sepanjang 2025, tim peneliti berhasil mencatat 1.618 jenis flora dan fauna. Terdapat penambahan 275 jenis flora dan fauna baru yang teridentifikasi di kawasan tersebut.
Penangkapan JW, 36, merupakan rangkaian panjang pengungkapan kasus perburuan satwa liar di kawasan konservasi tersebut.
Dua ekor satwa primata langka yang dilindungi oleh negara hendak dijual tersangka berinisial CNAB seharga Rp 8,5 juta.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mendapatkan laporan dari pihak pengelola Lembaga Konservasi (LK) Kasang Kulim terkait kelahiran satwa langka hampir punah, orangutan.
Survei keanekaragaman hayati pertama di Taman Nasional Virachey, Kamboja, mengungkapkan keberadaan spesies langka dan terancam punah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved