Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengirimkan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu penanganan korban bencana banjir dan longsor di Sumatra. Sementara penggalangan bantuan dan donasi dari pemerintah daerah dan masyarakat Kalsel masih terus berlangsung.
Sebanyak sembilan orang tim Tagana dilepas Kepala Dinas Sosial Kalsel, M Farhanie, Jumat (5/12). Tim Relawan Tagana Kalsel yang memilki spesialisasi dapur umum, rescue dan penanganan psikososial ini akan diberangkatkan ke lokasi bencana Sumatra Barat.
"Tim Tagana ini merupakan tahap pertama mereka akan berangkat pada 9 Desember besok. Selanjutkan kita juga menjadwalkan mengirimkan tim Tagana untuk membantu penanganan korban bencana di Aceh," kata Farhanie sembari mengatakan anggota tim yang dikirim merupakan personil Tagana yang sudah terlatih dan berpengalaman.
Dirinya berharap kehadiran tim Tagana Kalsel ini dapat membantu upaya penanganan korban bencana Sumatra. Lebih jauh Farhanie juga menyebut Gubernur Kalsel telah menginstruksikan agar bantuan untuk korban bencana Sumatra segera disalurkan.
Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Ahmadi, Sabtu (6/12) menambahkan selain pengiriman bantuan personil tim Tagana, pihaknya juga tengah mempersiapkan bantuan barang dan donasi yang berasal dari Pemda dan masyarakat Kalsel. "Pengumpulan bantuan masih terus berlangsung. Data sementara Pemprov Kalsel membantu Rp1 miliar dari dana darurat. Ini belum termasuk bantuan 13 pemda, swasta, organisasi dan masyarakat lainnya. Kita harapkan dalam waktu dekat akan kita salurkan," kata Ahmadi.
Dikatakan Ahmadi bencana besar yang melanda tiga provinsi di Sumatra harus menjadi peringatan bagi pemda di Kalsel untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana. Terlebih saat ini cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang terus melanda sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Bencana berskala besar berupa banjir dan longsor pernah terjadi di Kalsel pada 2021 lalu yang melanda 11 dari 13 kabupaten/kota dan menimbulkan korban jiwa 46 orang dan ratusan ribu keluarga terdampak bencana. Ekonomi daerah sempat lumpuh dengan nilai kerugian akibat kerusakan infrastruktur dan sarana prasarana mencapai triliunan rupiah. (E-2)
Tagana bekerja sama dengan BBPPKS Banjarmasin telah membuat program Tagana masuk sekolah untuk semua sekolah rakyat di Kalsel.
TANAH longsor di akses Jalan Mojokerto-Kota Batu menimpa 2 mobil dan 1 sepeda motor. Akibat kejadian ini, 10 korban meninggal dunia.
Korban bernama Dani, 23, warga Kampung Cisereh, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dan langsung dibawa petugas ke RSUD Pandega.
Kejadian pada Rabu (5/2) pagi ketika lima orang wisatawan berenang hingga mereka terseret ombak dan satu ditemukan meninggal, tiga orang selamat serta seorang masih pencarian.
HUJAN deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat pada Minggu (26/1) malam, menyebabkan terjadinya tanah longsor di Dusun Tamasapi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved