Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Banjir Bandang Terjang Mukapayung Bandung Barat, Tempat Wisata hingga Sawah Terdampak

Depi Gunawan
04/12/2025 18:07
Banjir Bandang Terjang Mukapayung Bandung Barat, Tempat Wisata hingga Sawah Terdampak
Luapan Sungai Cibitung menyebabkan banjir bandang di Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (4/12)..(Dok. Istimewa)

HUJAN deras yang terjadi sejak Kamis (4/12) siang menyebabkan banjir bandang di Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Sejumlah fasilitas umum seperti tempat wisata, kolam budidaya ikan hingga perkebunan dan sawah tergenang banjir akibat meluapnya sungai Cibitung.

 

"Hujan lebat dari jam 1 siang menyebabkan banjir bandang, ada empat RW yang terdampak," terang Kepala Desa Mukapayung, Firman Supianto Hadi saat dihubungi.

 

Selain banjir bandang, lanjut dia, sejumlah ruas jalan di Desa Mukapayung tertimbun longsor. Pihaknya kini masih mengumpulkan informasi dan penelusuran titik-titik yang terdampak cuaca ekstrem ini. "Untuk korban jiwa tidak ada, kita sudah sampaikan imbauan kepada warga agar mewaspadai jika turun hujan lebat," ujarnya.

 

Ia menyebutkan, hingga Kamis sore, banjir masih menggenang hingga ketinggian maksimal 5 meter dari dasar sungai. "Lokasi banjir bandang agak jauh dari pemukiman warga, paling antara 1-2 rumah saja yang dekat lokasi banjir," katanya.

 

Terpisah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Bandung Raya dan Jawa Barat. BMKG memprakirakan hujan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada skala lokal antara siang, sore, dan malam hari berpotensi turun di wilayah Bandung Raya dalam beberapa hari kedepan.

 

Kondisi ini terjadi karena pengaruh gelombang Rossby ekuatorial di wilayah Jabar yang berpotensi pada pertumbuhan awan-awan hujan. ​"Adanya belokan angin turut memicu berkembangnya awan-awan konvektif atau awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat," ungkap Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu dalam keterangannya. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik