Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Penuhi Kebutuhan Pengungsi, PSI Bangun Dapur Umum di Padang

Irvan Sihombing
02/12/2025 12:50
Penuhi Kebutuhan Pengungsi, PSI Bangun Dapur Umum di Padang
Posko Bantuan(Dok. Antara)

DUKUNGAN dan respons cepat dari berbagai pihak terus mengalir kepada korban bencana banjir bandang di Padang, Sumatra Barat. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendirikan dapur umum dan posko pengungsian di Belimbing, Kota Padang.

Penanggung jawab Posko PSI di Belimbing, Kota Padang, Feri Mukli menjelaskan, timya bergerak cepat membantu warga terdampak banjir bandang dengan mendirikan dapur umum dan posko pengungsian. Dapur umum tersebut didirikan bersama warga guna memenuhi kebutuhan pangan.

“Saat ini yang di sini, PSI bantu masyarakat untuk dapur umum. Kita menurunkan peralatan dengan bahan seadanya dulu, karena ada keterlambatan bantuan dari pemerintah. Kita inisiatif, masyarakat butuh dapur.” katanya, Selasa (2/12).

Dia mengungkapkan, posko bantuan sementara didirikan di rumah salah satu kader PSI yang juga menjadi tempat warga mengungsi. Selain itu, tenda posko juga dipasang untuk menampung bantuan bagi masyarakat terdampak banjir bandang.

“Jadi saat ini posko berada di salah satu rumah kader. Masyarakat yang terdampak mengungsi ke sana. Kami juga mendirikan tenda sebagai posko," imbuhnya.

Namun, distribusi bantuan logistik masih menghadapi kendala akibat akses yang terbatas. Sejumlah kebutuhan mendesak sudah diidentifikasi, terutama untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

“Kendala masih sulitnya distribusi logistik. Selain itu, masyarakat secara umum butuh kasur, obat-obatan, sementara untuk lansia dan anak-anak seperti susu dan popok. Air bersih juga masih dibutuhkan, karena PDAM masih belum beroperasi dan air sungai masih belum jernih.” jelas Feri.

Dia menambahkan, dukungan bantuan lainnya sedang dalam perjalanan menuju lokasi terdampak. Feri berharap pengiriman itu segera tiba untuk memenuhi kebutuhan warga. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya