Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Program Satu Rumah Satu Sarjana, 34 Kampus di Kalteng Tandatangani Kerja Sama Dukung Kuliah Gratis

Surya Sriyanti
01/12/2025 23:08
Program Satu Rumah Satu Sarjana, 34 Kampus di Kalteng Tandatangani Kerja Sama Dukung Kuliah Gratis
Program Satu Rumah Satu Sarjana yang dicanangkan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran terus mengalami kemajuan.(MI/Surya Sriyanti)

HINGGA saat ini Program Satu Rumah Satu Sarjana yang dicanangkan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran terus mengalami kemajuan. Sebanyak 34 kampus sudah menandatangani kesepakatan kerja sama untuk mendukung.

“Saat ini, dari 37 perguruan tinggi di Kalimantan Tengah, sebanyak 34 kampus sudah menandatangani kesepakatan kerja sama untuk mendukung kuliah gratis bagi anak-anak Kalteng," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo di Palangka Raya, Senin (1/12).

Dia juga menyebutkan, pihaknya terus menggenjot agar program ini benar-benar menyentuh anak-anak di wilayah terpencil. “Kami harus memastikan agar jangan sampai ada lagi lulusan SMA yang pintar tetapi berhenti sekolah hanya karena faktor biaya,” ujarnya.

Di bagian lain Reza juga mengatakan, seluruh SMA/SMK/SKH di Kalteng kini telah 100% digitalisasi. Untuk wilayah yang belum teraliri listrik, pemerintah memanfaatkan panel surya, sementara daerah yang sulit sinyal internet didukung dengan teknologi satelit seperti Starlink.

Langkah ini dilakukan agar tidak ada lagi ketimpangan akses informasi dan layanan pendidikan antardaerah. “Kita ingin anak-anak Kalteng memiliki daya saing ketika lulus perguruan tinggi, baik di dunia kerja lokal, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

Untuk diketahui, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran berkomitmen mewujudkan Satu Rumah Satu Sarjana sebagai upaya nyata meningkatkan daya saing serta kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini dia berharap akses pendidikan di Kalimantan Tengah terbuka seluas-luasnya, terutama bagi anak-anak dari desa dan wilayah pedalaman yang kurang atau mereka yang kurang mampu secara ekonomi.

“Pendidikan sebagai kunci utama kemajuan daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalteng mengajak seluruh pihak, termasuk para rektor, untuk bersinergi menyukseskan program tersebut,” ujarnya. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik