Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
YOGYAKARTA dikenal sebagai kota kreatif yang memiliki banyak pelaku UMKM. Ke depan, para pelaku UMKM akan menghadapi lebih banyak tantangan yang mengharuskan mereka terus belajar dan beradaptasi agar dapat tetap tumbuh.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani menyatakan, para pelaku UMKM harus mau terus belajar dan beradaptasi agar dapat naik kelas, termasuk dalam mengadopsi teknologi digital.
Mereka dapat belajar lewat berbagai masalah yang dihadapi di lapangan ataupun melalui pelatihan dan seminar terkait UMKM.
"Inisiatif ini merupakan langkah penting untuk membantu UMKM beradaptasi dan berkembang di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini,” ungkap dia saat Pelatihan UMKM Tangguh: Bertahan dan Tumbuh Menghadapi Tantangan di Hotel Shantika, Yogyakarta, Rabu (19/11) sore.
Menurut dia, dukungan kegiatan pelatihan untuk UMKM oleh Meta melalui WhatsApp dapat membantu UMKM di Yogyakarta untuk go digital.
Para pelaku UMKM di Yogyakarta, mulai dari pedagang pasar tradisional hingga pelaku usaha mikro, diharapkan bisa mengadopsi alat digital untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi tantangan, seperti meningkatnya persaingan, risiko bencana, dan tekanan ekonomi.
Dalam pelatihan ini, para peserta mempelajari cara menangani situasi bisnis yang krusial dan menggunakan alat digital, khususnya aplikasi WhatsApp Business. Dengan aplikasi ini, mereka dapat terhubung dengan pelanggan, mendorong penjualan, dan mengembangkan usaha mereka.
Para pelaku usaha pun mendapatkan tips membuat profil di aplikasi WhatsApp Business yang profesional. Dengan demikian, pelanggan dapat mengenal usaha pelaku UMKM dengan lebih mudah dan merasa lebih percaya saat bertransaksi.
Founder UKMINDONESIA.ID & Penulis Utama Buku Saku UMKM, Dewi Meisari Haryanti menyampaikan, mayoritas pengguna HP di Indonesia memiliki aplikasi WhatsApp di telepon genggam mereka. Aplikasi ini pun sangat mendukung untuk membantu memperluas pemasaran.
“Pelanggan di Indonesia ada di WhatsApp. Karena itu, sangat penting bagi pelaku usaha untuk mengintegrasikan aplikasi WhatsApp Business ke dalam strategi komunikasi sehari-hari mereka," kata dia.
Pelaku UMKM dapat menyusun pesan promosi yang bermanfaat, menggunakan katalog produk yang dikemas secara kreatif, dilengkapi dengan penawaran yang berorientasi pada solusi dan tentunya promosi menarik
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan para pelaku UMKM untuk memisahkan keuangan usaha mereka dengan keuangan pribadi. Selain itu, sebisa mungkin nomor WhatsApp pribadi juga dipisahkan dengan nomor WhatsApp usaha.
Policy Program Manager Meta Indonesia Dessy Septiane Sukendar menyampaikan, aplikasi WhatsApp Business memberikan cara yang mudah bagi UMKM untuk berkomunikasi langsung dengan pelanggan, membangun kepercayaan, dan memperluas operasional, langsung dari ponsel mereka.
Aplikasi ini juga dilengkapi fitur seperti Katalog Produk, Balasan Cepat, Pembaruan Status, hingga Pesan Tidak di Tempat dan Iklan yang Mengarahkan ke WhatsApp, aplikasi WhatsApp Business memungkinkan UMKM memberikan layanan pelanggan yang cepat, efisien, dan personal.
Peserta pelatihan mendapatkan panduan tentang praktik keamanan terbaik WhatsApp, termasuk mengaktifkan verifikasi dua langkah, menghindari berbagi kode verifikasi, serta memblokir atau melaporkan nomor yang mencurigakan.
“WhatsApp tetap berkomitmen mendukung kemajuan UMKM di Indonesia melalui berbagai pelatihan dan inisiatif literasi digital," terang dia.
Dengan dukungan ini, para pelaku usaha tidak hanya dapat bertahan menghadapi tantangan, tetapi juga mempercepat pertumbuhan di era digital. (AT/E-4)
Pelatihan untuk pelaku UMKM di Rusun Marunda merupakan inisiatif JIP untuk membantu mereka menghadapi tantangan era digital.
Mereka dituntut memiliki kreativitas yang tinggi dalam menghadapi persaingan usaha di era teknologi informasi.
Lewat pelatihan digitalisasi yang intensif ini, Smartfren berharap dapat membantu pelaku usaha lokal di Kabupaten Bandung Barat,
Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan organisasi AMANAH, mempromosikan produk kreatif dan inovatif dari pelaku UMKM binaan AMANAH ke kancah nasional hingga internasional
Gerakan Smartfren 100 persen untuk Indonesia, merangkum berbagai upaya Smartfren untuk meningkatkan literasi digital serta pemanfaatan internet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved