Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendesak perusahaan perkebunan dan pertambangan segera membayar dan mencicil pajak air permukaan sebesar Rp10 miliar secepatnya.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian di Bengkulu, mengatakan, pada 2025, Pemprov menargetkan realisasi pajak air tanah dari sektor perkebunan mencapai Rp20 miliar. "Namun hingga akhir Oktober 2025, realisasi penerimaan pajak baru mencapai Rp10 miliar lagi," katanya
Pemprov Bengkulu, lanjut dia, mendesak perusahaan perkebunan dan pertambangan segera membayar dan mencicil kewajiban pajak air permukaan secepatnya pada 2025.
Pemprov meminta dan mendesak perusahaan perkebunan dan pertambangan yang ada di Provinsi Bengkulu, agar segera membayar atau mencicil kewajiban pajak air permukaan atau tanah.
Untuk itu, Pemprov juga akan mengirimkan surat resmi untuk meminta mereka segera menyelesaikan tagihan tersebut. "Pemprov telah membahas piutang daerah kepada perusahaan perkebunan dan pertambangan yang wajib mereka bayar, yaitu pajak air tanah," imbuhnya.
Pemprov, kata dia, telah menyampaikan kepada seluruh perusahaan-perusahaan yang terlambat atau belum membayar agar segera menunaikan kewajibannya. Jumlah atau nilai pajak dari perusahaan perkebunan dan pertambangan sudah di sampaikan satu per satu.
Pemprov berharap seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah ini dapat menunjukkan komitmen dan kepatuhan terhadap kewajiban pajaknya, sebagai bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan di Provinsi Bengkulu. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved