Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bandung Terendam Air

Naviandri
03/11/2025 23:31
Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bandung Terendam Air
Longsor di Kabupaten Bandung.(Dok.Diskominfo Pemkab Bandung)

MELUAPNYA air dari Sungai Citarum, Cigede, Cikapundung dan Cipalasari menyebabkan sejumlah daerah di Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar) terendam air dengan ketinggian 20 hingga 100 centimeter. Naiknya air dari sungai-sungai tersebut karena tidak mampu lagi menampung derasnya air akibat hujan yang terus menerus turun.

“Banjir di Kecamatan Dayeuhkolot hingga Senin (3/11) siang masih terlihat, khususnya di Desa Citeureup dan Desa Dayeuhkolot, dnegan ketinggian air rata-rata . Rata-rata ketinggalan air 20 hingga 100 sentimeter,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggung Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Wahyudin.

Menurut Wahyudin, setidaknya ada lima kampung di Desa Citeureup yang terdampak banjir. Lima kampung tersebut, yakni Leuwi Bandung, Lamajang, Sukabirus, Cilisung dan Cigempol. Di Leuwi Bandung terdapat empat RW yang terendam banjir, Lamajang lima RW. Sukabirus tiga RW serta Cilisung dan Cigempol masing-masing satu RW.

“Di Desa Dayeuhkolot kami mendata ada sekitar enam kampung yang terdampak banjir. Lalu di Kampung Babakan Sangkuriang yang terdampak banjir hanya ada satu RW, Citeureup satu RW, Cilisung dua RW, Bojongasih dua RW. Bolero satu RW, Kaum empat RW,” jelasnya.

Jika dijumlah lanjut Wahyudin, terdapat setidaknya 11 kampung yang terdampak banjir di Kecamatan Dayeuhkolot. Kini beberapa warga sudah memutuskan mengungsi lantaran rumahnya terendam. Di Desa Citeureup terdapat titik pengungsian, tepatnya di Masjid An Nur Sukabirus RW 13. Berdasarkan data, ada 14 keluarga dengan total 34 jiwa yang mengungsi. Sedangkan di Dayeuhkolot terdapat 10 keluarga dengan total 25 jiwa.

Masih di Kabupaten Bandung, banjir juga terjadi di wilayah Bojongsoang dan Baleendah, menurut laporan BPBD, banjir juga disebabkan meluapnya aliran Sungai Citarum setelah hujan deras mengguyur kawasan Bandung Raya. Sejumlah rumah warga dan akses jalan tergenang dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter.

“Bupati sudah menginstruksikan untuk mempercepat proses normalisasi saluran air serta melakukan langkah-langkah preventif guna mengantisipasi banjir susulan. Kami akan evaluasi sistem drainase dan terus berkoordinasi dengan BBWS Citarum agar persoalan ini bisa ditangani secara lebih permanen," tegasnya. Selain itu, Dinas Sosial juga telah menyiapkan dapur umum dan posko pengungsian bagi warga yang membutuhkan. (E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya