Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Toba, Sumatra Utara, berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pangan dan memastikan harga pangan tetap stabil di tingkat masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Badan Pangan Nasional. Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujar Bupati Audi Murphy Sitorus saat menerima kunjungan Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono di Balige, Kabupaten Toba, Kamis (9/10).
Kunjungan ini selain memastikan kondisi pasokan dan stabilitas harga pangan di Kabupaten Toba, Bapanas juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Maino menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Toba bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan dan memperkuat koordinasi antar instansi. Menurutnya, ketersediaan pangan di daerah sangat penting dalam mendukung stabilitas harga pangan nasional.
“Kami ingin memastikan pasokan pangan di daerah tetap aman, terutama beras dan komoditas strategis lainnya. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan harga serta ketahanan pangan nasional,” ujar Maino. (E-2)
Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) menyebutkan kondisi ketahanan pangan harus memenuhi empat komponen, salah satunya ketersediaan bahan pangan.
KETERSEDIAAN pangan di Jawa Barat (Jabar) selama Ramadan dan Lebaran 2025 tercukupi, bahkan surplus. Ini terlihat dalam Neraca Pangan Provinsi Jabar.
Kegiatan ini merupakan komponen yang luar biasa lantaran merupakan salah satu usaha pemerintah hadir untuk memastikan keterjangkauan harga dan bahan pangan.
Pemerintah pusat telah menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) di tingkat petani minimal sebesar Rp6.500 per kilogram.
Dengan ketersediaan pangan yang terjaga di berbagai BUMD bidang ketahanan pangan, masyarakat diimbau agar berbelanja dengan bijak dan tidak melakukan panic buying.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved