Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KERACUNAN makanan program Makan Bergizi Gratis juga terjadi di Kabupaten Sumedang. Sebanyak 70 siswa SMK Widya Nusantara di Kecamatan Ujungjaya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami mulai, pusing, muntah dan lemas seusai menyantp makanan.
Para korban dirawat beberapa puskesmas dan RSUD Sumedang serta beberapa rumah sakit di Majalengka.
Pemkab Sumedang segera melakukan evaluasi menyeluruh terkait quality control makanan MBG, termasuk kebersihan dapur penyedia makanan (SPPG) hingga distribusinya. Diduga, makanan yang terlalu lama disimpan sebelum dikirim menjadi salah satu faktor risiko keracunan.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan seluruh korban ditangani dengan cepat dan intensif oleh tenaga medis.
Dia menegaskan, seluruh biaya pengobatan korban ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Ia juga menyampaikan bahwa status Kejadian Luar Biasa (KLB) akan segera ditentukan setelah kajian lebih lanjut.
Selain penanganan medis, pemerintah langsung melakukan langkah antisipasi dengan menghentikan sementara kegiatan MBG di Ujungjaya untuk dievaluasi.
Bupati juga telah menginstruksikan agar seluruh kepala Puskesmas mendatangi sekolah penyelenggara MBG (SPPG) untuk memastikan keamanan, kebersihan, dan higienitas makanan.
“Hari ini seluruh kepala SPPG akan kami undang untuk membahas masalah ini. Ahli gizi juga kami turunkan, dan camat saya instruksikan untuk memonitor langsung agar SOP dijalankan dengan baik, sehingga kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya, Jumat (26/9).
Dengan langkah cepat ini, Bupati berharap para pasien segera pulih, dan program MBG tetap berjalan aman sesuai tujuannya, yakni menyehatkan anak-anak di Kabupaten Sumedang. (E-)
BGN perlu melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan independen soal tewasnya siswa SMKN 1 Cihampelas agar publik tidak terjebak narasi pengaburan fakta apakah karena MBG atau hal lain
Leli mengatakan, kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis di Kadungora masih bertambah tercatat ada 282 orang dan 193 pelajar sudah pulang ke rumahnya.
Satgas MBG di semua daerah diminta untuk segera melakukan evaluasi atas pelaksanaan program ini, dan aparat kepolisian diminta lakukan menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
Kasus keracunan tidak boleh dianggap sekadar angka statistik karena keselamatan penerima manfaat harus jadi prioritas utama.
Lantaran masih dalam tahap pendalaman, Kapolri memastikan bahwa pihaknya akan mengumumkan hasil penyelidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved