Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12 rumah mengalami rusak berat dan ringan akibat gempa bumi yang terjadi di 46 Km Timur Laut Banyuwangi, Kamis (25/9). Kerusakan rumah terjadi di Situbondo dan Banyuwangi.
Gempa dirasakan di sejumlah daerah di Jawa Timur khususnya wilayah Tapal Kuda, seperti Banyuwangi, Situbondo, Sumenep, Bangkalan, Pamekasan, Probolinggo, Sampang dan Surabaya.
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim menyebutkan gempa dengan kekuatan 5.7 SR, pukul 16:04:12 WIB, di lintang : 7.82 LS, bujur : 114.47 BT, kedalaman : 12 Km, 46 km Timur Laut Banyuwangi, Jawa Timur.
Kepala BPBD Jatim Gatot Soebroto di Surabaya, kamis (25/9) mengatakan tim BPBD Jatim sudah terjun ke sejumlah lokasi yang ditemukan adanya kerusakan.
Di Situbondo terdapat 10 rumah rusak, di Banyuwangi satu unit Masjid rusak dan satu rumah rusak berat. “Namun, data ini masih berkembang terus,” katanya.
Kini personil BPBD Jatim dan TRC PB BPBD Situbondo melanjutkan assessment di lokasi kejadian, sedangkan personil BPBD Prov. Jatim dan TRC PB BPBD Kab. Banyuwangi melanjutkan assessment di lokasi kejadian.
“Mereka sudah bergerak ke lokasi untuk mendata secara rinci kerusakan yang terjadi. Informasi awal baru kita terima ada 12 rumah rusak berat dan ringan,” katanya. (H-2)
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan sejak Desember 2025 lalu menyebabkan terpuruknya perekonomian warga.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved