Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, menggelar penguatan dan percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di pendopo Pemkab.
Program percepatan ini dihadiri Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, Wabup Djoko Sarjono serta Forkopimda, Sekda Tuban, pimpinan OPD dan Camat, pimpinan BUMD/BUMD, kepala desa dan lurah bersama pengurus KDKMP se-Kabupaten Tuban.
Bupati Lindra mengungkapkan kegiatan ini sebagai upaya percepatan operasionalisasi KDKMP di 328 desa/kelurahan di Kabupaten Tuban.. Dia menargetkan akhir 2025 ini seluruh desa/kelurahan telah memiliki KDKMP.
Bupati meminta agar KDKMP melengkapi seluruh dokumen persyaratan hukum, sehingga kelembagaannya semakin kuat dan memiliki landasan yang jelas. Dengan adanya tata kelola administrasi yang jelas akan memudahkan koperasi mengajukan bantuan permodalan dan menjalin kerja sama dengan BUMN/BUMD.
Lindra juga menekankan KDKMP harus berperan aktif menyediakan produk kebutuhan dasar masyarakat mulai dari bahan pangan, gas, hingga layanan kesehatan.
Menurutnya, dengan basis kebutuhan pokok, koperasi tidak memerlukan strategi pemasaran yang rumit namun tetap memberikan dampak besar. Hal ini juga untuk mendukung sinergi antara KDKMP dan BUMN, yang diharapkan mampu memangkas rantai distribusi dan membuat harga produk lebih terjangkau.
“KDKMP memegang prinsip dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Dengan begitu, keberadaannya betul-betul menjawab kebutuhan masyarakat. Manfaatnya bisa dirasakan lebih luas dan nyata,” ungkapnya.
Bupati Tuban dua periode ini berharap keberadaan KDKMP bisa menjadi rujukan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kepala desa dan pengurus KDKMP harus aktif berkomunikasi dengan OPD, BUMN, maupun instansi terkait. “Tujuannya, agar operasional KDKMP berjalan baik dan benar-benar memberi manfaat,” tegasnya.
Bupati Halindra menambahkan kehadiran KDKMP diyakini mampu mempercepat roda perekonomian dari tingkat desa hingga kabupaten. Keberadaan KDKMP tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga instrumen percepatan ekonomi masyarakat desa. "Ini adalah momentum untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Tuban dari sektor rumah tangga, " jelas Bupati.
Dengan dukungan regulasi, pendampingan pemerintah, serta komitmen para pengurus di tingkat desa, KDKMP di Kabupaten Tuban diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. (E-2)
Sebanyak 282 keluarga korban angin beliung di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menerima bantuan paket sembako dari Pemkab setempat, Kamis (11/12).
Langkah ini sejalan dengan arahan sistem pengelolaan sampah nasional, yang menekankan pentingnya perubahan perilaku sejak dari tingkat rumah tangga.
Joko menjelaskan, monitoring ini bukan sekedar ceremonial, tapi menjadi upaya untuk meneguhkan komitmen dan menguatkan sinergi terhadap upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting.
Sebanyak 46 CPNS Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemkab Tuban menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, pada Selasa (3/6).
Pemkab Tuban, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran APBD senilai Rp4 miliar untuk peningkatan jalan lingkar sepanjang 19 kilometer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved